Desakan Evaluasi Menguat, SPPG Karyasari – Sukaresmi Jadi Fokus Perhatian Publik

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Pandeglang – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sukaresmi kembali menuai sorotan. Para penerima manfaat di Desa Pasirkadu mengeluhkan kondisi menu yang dinilai kurang memenuhi standar kebersihan, Senin (19/01/2026).

Aduan tersebut memicu desakan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada dalam lingkup dapur MBG Karyasari segera dievaluasi secara menyeluruh.

Sejumlah wali murid menyampaikan kekhawatiran terkait kualitas makanan yang dibagikan kepada peserta didik. Mereka menilai aspek higienitas belum menjadi perhatian utama, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan tujuan utama program nasional yang menitikberatkan pada pemenuhan gizi seimbang dan keamanan pangan.

SPPG yang beroperasi di bawah cakupan dapur MBG Karyasari memiliki tanggung jawab penuh terhadap proses pengolahan hingga pendistribusian makanan. Penerapan standar sanitasi, pengelolaan bahan baku, serta pengawasan mutu menjadi faktor krusial yang harus dijalankan secara konsisten dalam setiap tahapan.

Aktivis Sosial Independen (AKSI), Tubagus Tobi, menegaskan bahwa persoalan kebersihan makanan tidak boleh dipandang sebagai hal sepele.

Menurutnya, kelalaian dalam aspek higienitas dapat berdampak langsung terhadap kesehatan anak-anak sebagai penerima manfaat.

“Jika kualitas kebersihan diabaikan, maka tujuan program ini menjadi tidak relevan. Pemerintah perlu bertindak cepat,” ujar Tubagus Tobi.

Ia meminta pemerintah daerah bersama instansi teknis terkait segera melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap kinerja SPPG di wilayah Sukaresmi, khususnya yang bertanggung jawab atas distribusi menu di Desa Pasirkadu. Langkah perbaikan dinilai mendesak agar kepercayaan masyarakat terhadap program MBG tetap terjaga.

Lebih lanjut, Tubagus Tobi menyampaikan bahwa petugas yang bekerja sesuai prosedur patut diapresiasi. Namun, pihak yang terbukti tidak menjalankan tugas secara profesional harus mendapatkan pembinaan hingga penilaian ulang.

“Pengawasan ketat serta peningkatan kualitas layanan mutlak diperlukan agar Program Makanan Bergizi Gratis benar-benar aman, layak, dan bermanfaat bagi para siswa,” tuturnya menutup pernyataan.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan
Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan
Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini
Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WIB

Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 12:55 WIB

Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan

Kamis, 17 September 2026 - 08:19 WIB

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini

Berita Terbaru