Dampak Tanah Urugan Berceceran di Jalan Raya Nasional Dikeluhkan Warga, BPD Turun Tangan

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Tanah urugan yang berceceran di Jalan Raya Nasional akibat aktivitas pengurugan lahan di Kampung Careme, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Jayanti, dikeluhkan warga sekitar. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan debu serta berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Selasa (9/6/2026).

H.Pudin, salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pasirmuncang mengatakan bahwa pihaknya menerima sejumlah keluhan dari masyarakat terkait dampak aktivitas pengurugan tersebut.

“Tanah urugan yang berceceran di Jalan Raya Nasional menimbulkan keluhan dari warga karena menyebabkan jalan menjadi berdebu dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah menegur petugas parkir kendaraan pengangkut tanah urugan agar segera membersihkan material yang tercecer di badan jalan.

“Kami berharap para pengusaha yang beraktivitas di wilayah kami selalu memperhatikan dampak lingkungan dan kearifan lokal. Dengan demikian, seluruh kegiatan pembangunan dapat berjalan sesuai aturan dan tetap kondusif,” tambahnya.

Setelah mendapat teguran dari anggota BPD Desa Pasirmuncang, petugas yang bertugas mengatur kendaraan pengangkut tanah urugan akhirnya membersihkan tanah yang berceceran di Jalan Raya Nasional.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah
Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional
Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar
Ketua Dekranasda Bali Pastikan tak ada Pungli bagi Pedagang Saat PKB 
PT Mayora Salurkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu Desa Gembong
Tambang Galian C Diduga Ilegal Marak di Desa Setail, Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan
BPK RI: Pemprov Bali Komitmen dan Konsistensi Kelola Keuangan Secara Good Governance
Gubernur Koster Ajak Krama Bali Sukseskan Sensus Ekonomi 

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:32 WIB

Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:50 WIB

Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:57 WIB

Ketua Dekranasda Bali Pastikan tak ada Pungli bagi Pedagang Saat PKB 

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:39 WIB

PT Mayora Salurkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu Desa Gembong

Berita Terbaru