GarudaXpose.com I Lumajang — Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan pentingnya masyarakat mengikuti informasi resmi terkait erupsi Gunung Semeru. Pemerintah Kabupaten Lumajang telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Erupsi Semeru Tahun 2025 selama 7 hari, mulai 19 hingga 25 November 2025, sebagai langkah cepat dan terpadu menghadapi bencana.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Selain mematuhi protokol evakuasi dan arahan pemerintah, masyarakat juga perlu bijak dalam menerima informasi. Pastikan kabar yang diterima berasal dari kanal resmi pemerintah,” tegas Bunda Indah dalam keterangannya, Rabu (19/11/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah telah menyiapkan berbagai saluran informasi resmi, termasuk media sosial resmi Pemkab Lumajang, website, dan kanal komunikasi desa/kelurahan. Semua informasi terkait kondisi Semeru, zona aman, lokasi pengungsian, serta bantuan logistik disalurkan melalui jalur ini untuk memastikan akurasi dan menghindari kebingungan.
Bunda Indah mengingatkan, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu upaya penanganan bencana. “Kabar yang salah atau hoaks justru bisa memperlambat evakuasi dan menimbulkan risiko tambahan bagi warga,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah terus melakukan pemantauan pergerakan masyarakat di kawasan rawan bencana. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan siap memberikan panduan langsung kepada warga agar selalu berada di zona aman dan mendapatkan layanan maksimal selama masa tanggap darurat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, saling mengingatkan, dan mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana. Kesiapsiagaan kolektif dan disiplin mengikuti informasi resmi menjadi kunci keselamatan bersama.
“Ketika kita bersama-sama mematuhi arahan dan hanya mempercayai informasi resmi, risiko bisa diminimalkan. Solidaritas dan kewaspadaan menjadi senjata terkuat kita menghadapi bencana,” kata Bunda Indah.
Keputusan tanggap darurat ini juga menjadi landasan bagi koordinasi antarinstansi dan percepatan bantuan sosial, logistik, serta pemulihan fasilitas publik pasca-erupsi. Dengan informasi yang tepat, masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Pemerintah Kabupaten Lumajang menekankan bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam menghadapi erupsi Semeru. Ikuti informasi resmi, hindari penyebaran kabar tidak jelas, dan patuhi protokol evakuasi agar bencana bisa ditangani dengan efektif dan aman.
“Bersama, kita bisa melalui semua tantangan ini. Keselamatan dan ketenangan warga adalah prioritas utama kami,” tutup Bunda Indah.














