BREBES BERSINAR: 10 KAMPUNG TANGGUH BERSIH NARKOBA DILUNCURKAN
BREBES,GarudaXpose.com-Pemerintah Kabupaten Brebes meluncurkan program “10 Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba)” di Aula KPT lantai 5,Selasa,30 Desember 2025- Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardiansyah, Kepala Lapas Brebes, dan Kepala BNN Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes, Kunarto,S.Pdi,MH.
Sebelumnya, Kepala Kesbangpol Brebes, Bapak Reza, telah menyampaikan laporan tentang program ini. “Program 10 Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan hasil integrasi antara program Kampung Polri dan program Desa Tangguh Narkoba Nasional. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk menjauhi narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk menjauhi narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda.
Wakil Bupati Wurja menekankan pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan narkoba,” ujarnya. “Kami juga akan memberikan dukungan penuh kepada masyarakat dan aparat keamanan untuk mewujudkan Brebes yang bersih dari narkoba.”
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardiansyah, menekankan pentingnya deteksi dini dalam mengatasi masalah narkoba. “Kami berharap dapat membuka arena publik dan memiliki duta anti-narkoba untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat,” katanya. “Kami juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah Brebes untuk mencegah peredaran narkoba.”
Kepala BNN Kunarto,S.Pdi, MH, menambahkan bahwa BNN siap mendukung program ini dan bekerja sama dengan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut. “Kami siap memberikan pelatihan dan dukungan kepada agen pemulihan dan relawan di desa-desa tangguh,” ujarnya dalam bahasa Jawa. “Kulo aturi masyarakat Brebes supados saged melaporaken menawi wonten indikasi penyalahgunaan narkoba. Kami ugi badhe nyamektakaken pelatihan lan pendampingan kangge masyarakat supados saged nyegah penyalahgunaan narkoba.”
Dalam sambutannya, Kepala BNN juga menyampaikan tiga hal yang perlu dilakukan untuk mencapai desa tangguh, yaitu: pembentukan agen pemulihan, pemberian sosialisasi dan pemahaman tentang bahaya narkoba, serta pemberian keberanian kepada masyarakat untuk melapor jika ada indikasi penggunaan atau peredaran narkoba di wilayahnya.
“Kulo ugi aturi masyarakat Brebes supados saged bebarengan nyegah penyalahgunaan narkoba. Kami ugi badhe nyamektakaken program-program kangge nyegah penyalahgunaan narkoba lan nyamektakaken lingkungan kang aman lan sehat bagi masyarakat,” tambah Kepala BNN.
Program “10 Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba)” diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pencegahan narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Acara ini juga dihadiri oleh Camat sek-kabupaten Brebes, paguyuban Kepala Desa, dan jajaran Forkopi. Pemberian Surat Keputusan (SK) Penetapan Desa Tangguh Bersinar juga dilakukan dalam acara ini.
Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan masyarakat Brebes dapat lebih waspada dan berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda.
(Agus)













