Banjir di Ciomas Sudah Tertangani Dengan Cepat dan Terkoodinir

- Penulis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tenjo Bogor – Bencana banjir yang melanda Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, propinsi Jawabarat kini telah tertangani.Penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sesuai arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melalui Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kecamatan Tenjo.

Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lokasi terdampak pada Senin (20/4), sebagian besar warga yang terdampak banjir telah kembali ke rumah masing-masing.

Dari total warga terdampak, kini hanya tersisa tiga orang lanjut usia yang masih berada di pengungsian dan terus mendapatkan pendampingan untuk memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan mereka tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cimatuk dan Sungai Cicarehen yang merendam sejumlah wilayah permukiman, di antaranya Kampung Banar, Kampung Kompa, Kampung Bojong Sengkol, Kampung Lebak Kanibah, serta Kampung Bojong Garut. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 43 kepala keluarga terdampak dalam kejadian ini.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui BPBD telah melakukan pendataan dan inventarisasi dampak. Hasil sementara menunjukkan sebanyak 42 unit rumah terdampak, dengan rincian 39 rumah mengalami kerusakan ringan dan empat rumah mengalami kerusakan berat.

Selain itu, terdapat tiga jembatan desa yang terdampak, dengan dua mengalami kerusakan ringan dan satu mengalami kerusakan berat. Satu unit pos kamling juga dilaporkan hilang akibat derasnya arus banjir. Upaya penanganan telah dilakukan secara cepat, mulai dari evakuasi warga dan penyelamatan barang berharga, pelayanan kesehatan bagi warga terdampak, hingga kerja bakti pembersihan lingkungan yang melibatkan masyarakat bersama perangkat desa dan Satpol PP.

Salah satu jembatan di Kampung Bojong Garut ditutup sementara karena kerusakan pada struktur penahan, dan saat ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Bantuan sosial berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya telah mulai disalurkan oleh Pemerintah Desa, Kecamatan, serta dukungan masyarakat.

Adapun kebutuhan mendesak yang masih diperlukan meliputi sembako, selimut, perlengkapan mandi, pakaian harian, serta kebutuhan khusus seperti pampers bayi dan lansia.

Camat Tenjo, Yudhi Utomo, menyampaikan bahwa kondisi saat ini sudah berangsur normal dan masyarakat mulai kembali beraktivitas.

“Kami bersama seluruh unsur masih terus bersiaga di lapangan, khususnya mengantisipasi potensi luapan susulan dari Sungai Cimatuk dan Sungai Cicarehen, serta memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” ujarnya.

Seiring dengan surutnya debit air sungai, kondisi di lokasi terdampak kini semakin membaik. Warga mulai kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara pos siaga bencana dan dapur umum telah disiapkan, khususnya di wilayah Kampung Banar, guna mendukung kebutuhan warga yang masih memerlukan bantuan.

Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Kecamatan, Pemerintah Desa, TKSK, IPSM, tenaga kesehatan, Satpol PP, serta relawan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mengantisipasi potensi luapan lanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memantau perkembangan di lapangan serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat agar kondisi dapat segera kembali normal.

 

(Nixon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Pengondisian Proyek U-Ditch Legok: DPP LSM ARBER Resmi Layangkan Surat Audiensi Soal Oknum Wartawan “Penyokong”!
Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger
Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti
Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden
InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas
Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Skandal Pengondisian Proyek U-Ditch Legok: DPP LSM ARBER Resmi Layangkan Surat Audiensi Soal Oknum Wartawan “Penyokong”!

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:15 WIB

InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas

Berita Terbaru