Awan Panas Gunung Semeru Meluncur Makin Jauh, Warga Diimbau Mengungsi ke Zona Aman

- Penulis

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang — Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Pada Rabu (19/11/2025) siang hingga sore hari, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang tercatat mengalami erupsi disertai Awan Panas Guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 8,5 kilometer ke arah Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Koboan.

Laporan resmi dari Pos Pantau Gunung Api (PPGA) Semeru menyebutkan, aktivitas erupsi mulai terekam pada pukul 14.13 WIB dengan amplitudo maksimum (Amak) 25 mm. Seiring berjalannya waktu, intensitas luncuran meningkat hingga mencapai Amak 38 mm dengan jarak luncur terjauh 8,5 km.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian

Pukul 13.00 WIB

Cuaca di lereng Semeru diguyur hujan intensitas sedang. Visual puncak gunung tertutup kabut.

Pukul 14.13 WIB

PPGA Semeru melaporkan terjadinya erupsi/APG dengan amplitudo 25 mm.

Pukul 14.25 WIB

Luncuran awan panas mengarah ke DAS Curah Koboan sejauh 4 km dari puncak

Pukul 14.35 WIB

Jarak luncur meningkat menjadi 5 km.

Pukul 15.37 WIB

Luncuran mencapai 5,5 km disertai getaran banjir dengan amplitudo 38 mm.

Pukul 16.08 WIB

Luncuran lava dan awan panas kembali terjadi dengan jarak mencapai 8 km.

Pukul 16.12 WIB

Luncuran terjauh tercatat 8,5 km menuju DAS Curah Koboan.

Hingga laporan terakhir diterima, aktivitas luncuran lava dan awan panas masih berlangsung. PPGA Semeru terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas gunung.

Sampai saat ini, belum ada laporan terkait dampak maupun kerugian akibat rangkaian kejadian tersebut. Namun masyarakat yang bermukim maupun beraktivitas di sekitar aliran sungai Curah Koboan diminta tetap waspada dan menjauhi zona bahaya.

Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, mengingat potensi susulan awan panas dan banjir lahar masih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara
Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian
DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?
Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra
Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru
Razia Balap Liar, Polres Lumajang Amankan Lima Sepeda Motor
Sambut HUT Kota Tangerang Ke-33, Banksasuci Tanam 3.300 Pohon
Sampah Jadi Persoalan, Di Duga DLH Kota Tangsel Tutup Mata

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:30 WIB

Negara Hadir di Kawasan Perbatasan, Wamen Ossy: Telah Disahkan Perpres untuk Delapan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:46 WIB

Camat Jayanti dan Kapolsek Sambangi Rumah Dua Bocah Korban Tenggelam di Kali Cidurian

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:10 WIB

DOUBLE JABATAN, KASI PELAYANAN DESA KROCOK JADI WARTAWAN: Konflik Kepentingan Mengancam?

Senin, 19 Januari 2026 - 13:49 WIB

Solidaritas Kemanusiaan, DPC Hiswana Migas Tangerang Beri Bantuan Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 19 Januari 2026 - 01:22 WIB

Cek Fakta: Tidak Benar Ada Helikopter Jatuh Saat Kunjungan Bencana Semeru

Berita Terbaru