Antisipasi Krisis BBM, Wali Kota Probolinggo Galakkan Gerakan Hemat Energi dan Bike to Work ASN

- Penulis

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat eskalasi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah. Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, mengajak masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mulai menerapkan pola hidup hemat energi.

Upaya tersebut ditandai dengan kegiatan gowes bersama yang digelar pada Minggu (5/4) pagi. Dengan rute kurang lebih 10 kilometer, rombongan memulai perjalanan dari rumah dinas wali kota di Jalan Panglima Sudirman sejak pukul 05.30 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Penjabat Sekda Rey Suwigtyo, Ketua TP PKK Evariani Aminuddin, jajaran perangkat daerah, hingga komunitas sepeda. Selain menjadi ajang kebersamaan, gowes tersebut juga menjadi simbol dimulainya gerakan efisiensi energi di lingkungan Pemkot Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aminuddin menegaskan, ASN akan didorong untuk menggunakan sepeda maupun kendaraan listrik saat berangkat kerja, khususnya pada hari Selasa dan Kamis. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi konsumsi BBM sekaligus membangun budaya ramah lingkungan di kalangan aparatur pemerintah.

“Ini langkah awal untuk membiasakan diri. Harapannya, gerakan ini bisa membantu mengurangi ketergantungan BBM serta mengantisipasi kemungkinan kelangkaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkot juga menyediakan fasilitas transportasi berupa armada elf bagi ASN yang belum memiliki sarana transportasi alternatif. Layanan ini dapat diakses melalui sistem penjadwalan menggunakan call center 112.

Kebijakan penghematan energi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Probolinggo Nomor 100.3.4.3/189/425.001/2026 tentang Antisipasi Dampak Geopolitik Global terhadap Pasokan BBM, yang diterbitkan pada 18 Maret 2026.

Dalam surat edaran itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pemerintah menegaskan bahwa panic buying justru berpotensi menimbulkan kelangkaan semu di lapangan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan energi secara efisien, seperti membatasi perjalanan yang tidak mendesak, mematikan mesin kendaraan saat berhenti lama, serta rutin melakukan perawatan kendaraan agar konsumsi bahan bakar lebih hemat.

Pemanfaatan transportasi alternatif juga menjadi salah satu poin penting dalam kebijakan tersebut. Warga dianjurkan menggunakan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki untuk perjalanan jarak dekat. Sementara bagi pengguna kendaraan pribadi, disarankan menerapkan sistem berbagi kendaraan atau carpooling.

Tak hanya itu, pemerintah juga mulai mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Khusus di lingkungan ASN, gerakan Bike to Work diwajibkan setiap Selasa dan Kamis sejak 26 Maret 2026. Setiap perangkat daerah diwajibkan melaporkan pelaksanaan program tersebut kepada Sekretaris Daerah setiap awal bulan sebagai bahan evaluasi.

Kepala Dispopar Kota Probolinggo, M. Abas, yang turut serta dalam kegiatan gowes, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tersebut. Ia menilai gerakan ini tidak hanya berdampak pada penghematan energi, tetapi juga mendorong pola hidup sehat di masyarakat.

“Bersepeda ini sederhana, tapi dampaknya besar. Selain sehat, juga membantu efisiensi energi,” katanya.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Perawat Jember Siap Jadi Garda Terdepan Sosialisasikan Program Pemkab
Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah
Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional
Bersihkan Kawasan Alun-Alun, Lurah Mangunharjo Sebut Kepedulian Lingkungan Harus Menjadi Budaya Bersama
Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar
Ketua Dekranasda Bali Pastikan tak ada Pungli bagi Pedagang Saat PKB 
PT Mayora Salurkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu Desa Gembong
Tambang Galian C Diduga Ilegal Marak di Desa Setail, Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:36 WIB

Ribuan Perawat Jember Siap Jadi Garda Terdepan Sosialisasikan Program Pemkab

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:32 WIB

Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Tegalrejo Terus Beroperasi, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat dan Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Resmi Dilantik Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026-2029. Wujudkan Jurnalis Profesional

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:58 WIB

Bersihkan Kawasan Alun-Alun, Lurah Mangunharjo Sebut Kepedulian Lingkungan Harus Menjadi Budaya Bersama

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:50 WIB

Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar

Berita Terbaru

Uncategorized

Cegah Stunting, Ny. Seniasih Giri Prasta Kampanyekan Gemar Makan Ikan

Kamis, 11 Jun 2026 - 02:17 WIB