Garudaxpose.com | Probolinggo – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar kegiatan rehabilitasi dengan mengusung tema “Afirmasi Positif untuk Pemulihan Diri”.
Kegiatan diawali dengan pembekalan materi kepada warga binaan, kemudian dilanjutkan dengan tugas reflektif berupa penulisan surat cinta yang ditujukan kepada orang tersayang sebagai sarana penguatan emosi dan pemulihan psikologis. Selasa (30/12).
Karutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa rehabilitasi tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga menyentuh aspek mental dan emosional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, afirmasi positif menjadi metode penting untuk menumbuhkan kesadaran diri, motivasi, dan kesiapan warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.
“Melalui kegiatan rehabilitasi dengan pendekatan afirmasi positif ini, kami ingin membantu warga binaan untuk mengenali diri, menerima keadaan, serta membangun harapan dan semangat hidup yang lebih baik,” ujar Galih.
Kasubsie Pelayanan Tahanan, M Yasin, menjelaskan bahwa metode reflektif seperti menulis surat menjadi sarana efektif untuk membantu warga binaan mengelola emosional, memperbaiki hubungan sosial, serta membangun kembali rasa empati dan tanggung jawab.
“Tugas menulis surat cinta ini bertujuan agar warga binaan dapat mengekspresikan perasaan, penyesalan, dan harapan kepada orang-orang terdekat mereka. Ini menjadi bagian dari proses pemulihan emosi dan pembentukan sikap positif,” ungkap M. Yasin.
Kegiatan ini sebagai upaya pemulihan diri secara menyeluruh bagi warga binaan, khususnya dari sisi mental dan emosional.
Pendekatan afirmasi positif dan refleksi diri diharapkan mampu membantu warga binaan memahami kesalahan masa lalu, menerima proses pembinaan, serta menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik.













