Kapus Jayanti Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf atas Kelalaian Petugas dalam Pelayanan Surat Keterangan Sehat

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Kepala UPTD Puskesmas Jayanti, dr. Evi Yulyani Lestiawati, MARS, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait kelalaian petugas dalam pelayanan pembuatan Surat Keterangan Sehat bagi warga lanjut usia yang sebelumnya diberitakan dikenakan biaya administrasi.

dr. Evi mengakui bahwa petugas yang melayani tidak memperhatikan aspek usia pemohon, yang diketahui merupakan warga lansia berusia 71 tahun. Berdasarkan ketentuan, lanjut usia memang dibebaskan dari biaya administrasi untuk pembuatan Surat Keterangan Sehat di Puskesmas Jayanti.

“Kami akui terjadi kelalaian karena petugas tidak melihat dari sisi usia pemohon. Untuk warga lansia, biaya administrasi pembuatan Surat Keterangan Sehat memang dibebaskan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klarifikasi ini disampaikan menanggapi pemberitaan yang telah beredar sebelumnya, mengenai seorang warga miskin berusia lanjut yang hendak membuat Surat Keterangan Sehat sebagai persyaratan Program Keluarga Harapan (PKH) dan diminta biaya administrasi sebesar Rp50.000.

dr. Evi menambahkan bahwa aturan tarif pelayanan kesehatan memang telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024, namun ketentuan tersebut berlaku untuk masyarakat usia produktif, bukan untuk lansia atau kategori tertentu yang mendapatkan pengecualian.

“Untuk usia produktif, tarif mengikuti ketentuan Perda No. 1 Tahun 2024. Namun untuk lansia, tidak dikenakan biaya,” tegasnya.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesehatan sebagai Pondasi, Prestasi sebagai Tujuan: RS Dera As-Syifa Raih Penghargaan di POPDA Brebes 2025″
RS Dera As-Syifa Dukung Gerakan Keluarga Sejahtera di Hari Jadi Brebes ke-348
Sentuhan Kasih di Ujung Desa: Bupati Brebes Hadirkan Harapan Baru bagi Lansia dan Disabilitas
Membangun Generasi Sehat: RS Dera As-Syifa dan Puskesmas Bandungsari Bersinergi Cegah Stunting
Dr.Heru Padmonobo: Mimpin Puskesmas Brebes, Layanan Kesehatan Naik Kelas!
Memutus Rantai Mafia Obat Tipe G: Sinergi Dinkes Tangsel dan Media demi Selamatkan Generasi
BREBES BERBAGI: Marbot Masjid Disuguhi Cek Kesehatan & Kacamata Gratis!
BREBES BERBAGI: Faskes Gratiskan Pelayanan KB, Warga Semakin Sehat!

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:15 WIB

Kesehatan sebagai Pondasi, Prestasi sebagai Tujuan: RS Dera As-Syifa Raih Penghargaan di POPDA Brebes 2025″

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:05 WIB

RS Dera As-Syifa Dukung Gerakan Keluarga Sejahtera di Hari Jadi Brebes ke-348

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:13 WIB

Sentuhan Kasih di Ujung Desa: Bupati Brebes Hadirkan Harapan Baru bagi Lansia dan Disabilitas

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:15 WIB

Membangun Generasi Sehat: RS Dera As-Syifa dan Puskesmas Bandungsari Bersinergi Cegah Stunting

Senin, 19 Januari 2026 - 23:46 WIB

Dr.Heru Padmonobo: Mimpin Puskesmas Brebes, Layanan Kesehatan Naik Kelas!

Berita Terbaru

Daerah

Tradisi Pedang Pora Warnai Lepas Sambut Dandim Probolinggo

Senin, 26 Jan 2026 - 01:39 WIB