Gerakan Sekolah Hijau Menguat, Dua Sekolah Lumajang Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang — Lumajang kembali meneguhkan komitmennya sebagai daerah yang konsisten mendorong pendidikan berwawasan lingkungan. Dua sekolah diantaranya, SMPN 1 Tempeh dan MTsN 1 Lumajang berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, Kamis besok (11/12/2025) di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah.

Penghargaan Adiwiyata merupakan program nasional yang mendorong satuan pendidikan untuk membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan. Penilaian dilakukan melalui beragam indikator, mulai dari kebijakan sekolah yang ramah lingkungan, integrasi materi ekologi dalam kurikulum, inovasi pengelolaan sarana prasarana hijau, hingga peran aktif siswa dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2005, terdapat tiga tingkatan penghargaan dalam Program Adiwiyata, yaitu Adiwiyata Kabupaten/Kota dan Provinsi, Adiwiyata Nasional, serta Adiwiyata Mandiri sebagai level tertinggi.

Pada 2025, SMPN 1 Tempeh dan MTsN 1 Lumajang dinyatakan layak menerima penghargaan tingkat nasional setelah menunjukkan konsistensi dalam serangkaian program lingkungan. Mulai dari manajemen sampah terpadu, penataan kawasan hijau di dalam dan luar sekolah, penggunaan sarana yang efisien dan ramah lingkungan, hingga penguatan pendidikan lingkungan dalam proses pembelajaran.

Dengan raihan penghargaan terbaru ini, jumlah sekolah Adiwiyata di Kabupaten Lumajang meningkat dari 80 menjadi 82 lembaga. Rinciannya terdiri dari 54 sekolah tingkat Kabupaten, 17 tingkat Provinsi, 7 tingkat Nasional, dan 2 sekolah berstatus Adiwiyata Mandiri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pendidikan yang konsisten memadukan pembelajaran dan aksi nyata pelestarian lingkungan.

“Penghargaan Adiwiyata Nasional ini menjadi bukti konsistensi satuan pendidikan di Lumajang dalam menerapkan program lingkungan. Kami mendorong seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (10/12/2025).

Hertutik juga mengapresiasi peran lintas sektor yang ikut mendukung program Adiwiyata di Lumajang. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kerja sama Perangkat Daerah (PD), lembaga pendidikan, serta masyarakat.

“Terima kasih kepada Kemenag Lumajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta OPD lainnya yang telah membina hingga terwujudnya capaian kinerja ini. Ini adalah bukti kolaborasi yang kompak untuk mewujudkan Lumajang Aman dan Lumajang Lestari,” pungkasnya.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Lumajang untuk terus mengembangkan inovasi dan memperluas gerakan peduli lingkungan guna mendukung kualitas pendidikan dan keberlanjutan lingkungan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat Sebelum Viral, Anggota DPRD Murnaeni,S.E Tanggapi Kondisi Gedung SDN Kubangsari 03
3 Ruang Kelas SD di Brebes Ambruk Bertahun-tahun, Puluhan Siswa Terpaksa Belajar Bergiliran Sampai Sore
Nominal PIP Siswa Kelas VI SDN Pasir Muncang I Rp225 Ribu, Diduga Sesuai Tahap Pencairan
Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Rapat Kerja DKKT Kabupaten Tangerang
Haru dan Pesan untuk Masa Depan: SMAN 3 Brebes Lepas 11 Kelas XII Lewat Apel Pelepasan Bersama Orang Tua
Rektor IAD Probolinggo Tembus Lereng Gunung, Perkuat Pendidikan Madrasah Hingga Pelosok
Luar Biasa!, 16 Peserta Didik SMKN 1 Lumajang Lulus SNBP 2026
Bayang Luka di Balik Pintu Kelas: Kasus Perundungan Berulang di SD Brebes Ungkap Rapuhnya Pengawasan dan Kasih Sayang

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:00 WIB

Gerak Cepat Sebelum Viral, Anggota DPRD Murnaeni,S.E Tanggapi Kondisi Gedung SDN Kubangsari 03

Rabu, 22 April 2026 - 17:19 WIB

3 Ruang Kelas SD di Brebes Ambruk Bertahun-tahun, Puluhan Siswa Terpaksa Belajar Bergiliran Sampai Sore

Rabu, 22 April 2026 - 08:04 WIB

Nominal PIP Siswa Kelas VI SDN Pasir Muncang I Rp225 Ribu, Diduga Sesuai Tahap Pencairan

Selasa, 21 April 2026 - 11:55 WIB

Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Rapat Kerja DKKT Kabupaten Tangerang

Senin, 20 April 2026 - 06:54 WIB

Haru dan Pesan untuk Masa Depan: SMAN 3 Brebes Lepas 11 Kelas XII Lewat Apel Pelepasan Bersama Orang Tua

Berita Terbaru