Patogar Indonesia Buka Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor Taput–Tapteng–Tapsel: “Sahat do sude dalan sae dapot dilalui, marsatu hati”

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Padangsidimpuan – Bencana alam banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Musibah itu tak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga merusak rumah warga, menghanyutkan harta benda, serta melumpuhkan sejumlah fasilitas umum. Bahkan hingga hari Minggu (7/12/2025), masih terdapat beberapa warga yang belum ditemukan.

Ketua Umum Patogar Indonesia, Drs. Parluatan Siregar, dalam keterangan resminya melalui pesan WhatsApp kepada awak media mengatakan bahwa tragedi ini bukan hanya menjadi beban masyarakat setempat, tetapi juga menjadi duka bersama seluruh putra-putri asal Taput, Tapteng, dan Tabagsel.

“Sebagai sesama anak daerah, kita diajak kembali mengingat pepatah: ‘Sahat do sude dalan sae dapot dilalui, marsatu hati.’ Artinya, jalan seberat apa pun akan mampu kita lalui bila dilakukan dengan kebersamaan dan persatuan hati,” ujar Parluatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam semangat solidaritas tersebut, Patogar Indonesia mengajak seluruh keluarga besar Siregar di manapun berada untuk bergandengan tangan membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah. Untuk itu, Patogar Indonesia resmi membuka penggalangan donasi yang dapat disalurkan melalui:

Rekening Donasi Patogar Indonesia
Bank BCA KCU
No. Rekening: 022 209 3731
a.n. Sorimuda Siregar, S.Sos

Seluruh bantuan yang masuk akan dihimpun dan disalurkan langsung kepada para korban bencana delapan hari setelah rilis ini diterbitkan. Parluatan meyakini bahwa setiap bentuk kepedulian yang diberikan oleh keluarga besar Patogar akan menjadi berkah bagi masyarakat yang tengah berduka.

“Kami percaya bahwa ketulusan hati keluarga besar Patogar dalam berbagi rezeki akan membawa kebaikan yang dibalas Tuhan Yang Maha Kuasa berlipat ganda. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua Umum Patogar Indonesia itu menyampaikan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan kepedulian seluruh keluarga besar Patogar di berbagai daerah. Ia berharap aksi solidaritas ini dapat meringankan beban para korban serta memperkuat rasa persatuan di tengah bencana yang melanda.

Penulis : Ibnu Saad

Editor : Kaperwil Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Menilai Perayaan ‘May Day’ Penuh Edukatif, Rekreatif, dan Sosial
Akibat Hujan Deras Jembatan di Desa Kedasih Hampir Putus Mobilisasi Ekonomi Terganggu
Peringati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026, Hj. Aida Hubaedah Tekankan Pentingnya Kesejahteraan dan Perlindungan Pekerja
Gubernur Koster Pimpin Persiapan Jatiluwih Fun Run 2026
Rumah Warga Nyaris Ambruk di Kresek, Diduga Luput dari Pendataan dan Bantuan Sosial
Proyek Betonisasi Jalan di Balaraja Diduga Tidak Profesional, Minim Informasi dan Pengawasan
PT Djarum dan Pemkab Brebes Bangun 10 Rumah Layak Huni di Desa Rungkang, Tekan Stunting Lewat Sanitasi Terpadu
51 ASN Brebes Pensiun 1 Mei 2026, Pemkab Tekankan Financial Freedom dan Kesiapan Mental

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:43 WIB

Akibat Hujan Deras Jembatan di Desa Kedasih Hampir Putus Mobilisasi Ekonomi Terganggu

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026, Hj. Aida Hubaedah Tekankan Pentingnya Kesejahteraan dan Perlindungan Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:21 WIB

Gubernur Koster Pimpin Persiapan Jatiluwih Fun Run 2026

Kamis, 30 April 2026 - 17:03 WIB

Rumah Warga Nyaris Ambruk di Kresek, Diduga Luput dari Pendataan dan Bantuan Sosial

Kamis, 30 April 2026 - 16:17 WIB

Proyek Betonisasi Jalan di Balaraja Diduga Tidak Profesional, Minim Informasi dan Pengawasan

Berita Terbaru