Warga Bergerak Lebih Cepat dari Pemerintah: Tiga Ekskavator Dibawa Turun untuk Buka Akses Longsor Simpang Gambir – Jembatan Merah

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Mandailing Natal — Hujan deras yang menghantam wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat kembali membuka kenyataan pahit bahwa masyarakat selalu menjadi pihak pertama yang menanggung dampak bencana, sementara pemerintah justru tertinggal dalam memberikan respons cepat.

Pantauan awak media menunjukkan jalur lintas provinsi Simpang Gambir – Jembatan Merah lumpuh total akibat longsor yang menutup seluruh badan jalan. Kendaraan terjebak berjam-jam, lampu PLN padam karena tiang listrik tumbang, dan jaringan komunikasi hilang. Warga menunggu dalam kecemasan tanpa kejelasan kapan akses itu kembali dapat dilalui.

Namun di tengah kelumpuhan itu, inisiatif warga justru menjadi penyelamat utama. Nasir, Bolqiah, dan Sapril bergerak cepat menurunkan tiga unit ekskavator untuk membersihkan material longsor sejak Kamis (27/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025). Tanpa menunggu komando resmi, mereka bekerja siang-malam demi membuka jalur vital tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara warga berjibaku dengan alat seadanya dan dukungan swadaya, respons pemerintah daerah justru tampak lambat dan tidak terkoordinasi. Aparat baru terlihat hadir ketika antrean kendaraan sudah mengular panjang dan situasi semakin mendesak. Ironis, mengingat kawasan ini dikenal sebagai daerah langganan banjir dan longsor.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan yang menggelitik sekaligus menyakitkan:
Sampai kapan keselamatan rakyat harus bergantung pada kepedulian individu, bukan pada kesiapsiagaan negara?

Bencana kali ini kembali menegaskan satu hal: ketika alam mengamuk, solidaritas warga sering kali lebih cepat bekerja dibanding kebijakan pemerintah.

(M.SN)

Penulis : M.SN

Editor : Kaperwil Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
Puncak Hari Santri Nasional 2026 di Kab Tangerang Berlangsung Meriah
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Gubernur Koster Terima Aspirasi Aksi Kamisan dan Serikat Pekerja Terkait UMP Bali 2027
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Malam Bersejarah di Tempeh, K.H. Imron Fauzi Satukan Ribuan Santri dalam Kirab HSN Perdana
Cegah Karhutla di Lereng Argopuro, TNI-Polri dan Perhutani Patroli Gabungan di Jalur Terpanjang se-Jawa
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Puncak Hari Santri Nasional 2026 di Kab Tangerang Berlangsung Meriah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:53 WIB

Gubernur Koster Terima Aspirasi Aksi Kamisan dan Serikat Pekerja Terkait UMP Bali 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan

Berita Terbaru