Utamakan Kualitas Pengusaha Madu Desa Purut Layani Pelanggan Lokal Hingga Bali

- Penulis

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Menggeluti usaha madu sejak kurang  lebih 18 tahun lalu, pengusaha madu asal desa purut kecamatan Lumbang, layani pelanggan dari Surabaya hingga pulau Dewata Bali.

Dengan tekun dan selalu hati hati dalam menjalani usaha bisnis madu dengan hasil dari ternak lebah sendiri, menjaga kwalitas adalah yang utama, agar para pelanggan tetap setia dengan terjaga mutu. Senin (17/11/2025)

Selama ini pengusaha madu tidak mensuplai atau bekerja sama dengan pabrikan, karena pelanggannya sudah banyak dan datang sendiri ke lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saya sudah menekuni usaha madu ini kurang lebih 18 tahun lalu yaitu mulai tahun 2007, kualitas dan mutu adalah yang utama, untuk pelanggan yang datang dari Surabaya, Situbondo dan Bali, harga termahal kemarin pas pandemi covid 19 hingga stok madu kewalahan, untuk jenis madu yang ada di saya yaitu jenis madu randu dan jenis madu multi, untuk madu randu rasanya lebih pekat sedangkan yang multi karena dari bunga trembesi jadi lebih manis, kebetulan ini ada kunjungan dari mahasiswa IAD (Institut Ahmad Dahlan) juga pingin mengerti tentang ulasan usaha madu,” ucap Mahrus.

Dalam kesempatan ini mahasiswa Institut Ahmad Dahlan, kota Probolinggo yang berada di kawasan kecamatan kedopok kota Probolinggo, Prodi PIAUD sedang kunjungan melakukan penelitian bidang usaha.

” Kami ingin menggali dan mengetahui tentang seputar usaha di wilayah kebetulan yang dikunjungi adalah pengusaha madu, ternyata proses untuk menghasilkan madu yang bagus dan berkualitas tidak semudah seperti pada saat menkonsumsi, disini butuh waktu untuk benar benar teliti termasuk perawatan lebah, tempat dan waktu menebar lebah harus sesuai agar lebah tidak mati,” pungkas Mahasiswa IAD (Insitut Ahmad Dahlan) Iin Nur Fitria.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi
Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian
Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan
BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING
Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP
Gesah Pendidikan Bareng Bupati Ipuk, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Pembahasan
Karya Cantik Dari Balik Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Pelajari Seni Meronce Tas Bersama IWAPI
KORCAM BARISTAN TEGALSARI APRESIASI DINAS PENGAIRAN DAN KORSDA, PETANI DASRI–TAMANSARI TETAP DAPAT AIR DI MUSIM KEMARAU

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:30 WIB

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi

Minggu, 13 September 2026 - 00:25 WIB

Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

Minggu, 13 September 2026 - 00:24 WIB

Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

Sabtu, 5 September 2026 - 06:21 WIB

BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING

Kamis, 3 September 2026 - 08:42 WIB

Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP

Berita Terbaru