Membangun Ekonomi Jayanti: Peran Besar H. Aat Apriadi dalam Memajukan UMKM

- Penulis

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, termasuk di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Namun, tidak sedikit pelaku UMKM yang masih kerap dipandang sebelah mata, baik dari segi kualitas maupun daya saing produk. Melihat kondisi tersebut, H. Aat Apriadi Abdul Syukur – tokoh masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal, hadir membawa perubahan nyata agar UMKM Jayanti semakin dihargai dan berkembang. Minggu (16/11/25)

Selama beberapa tahun terakhir, H. Aat aktif membina dan mendampingi para pelaku UMKM di Jayanti. Ia meyakini bahwa UMKM perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak agar mampu bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional. Berbagai pelatihan kewirausahaan, pendampingan manajemen usaha, hingga akses permodalan telah difasilitasi olehnya bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga swasta.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, H. Aat juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Ia sering mengadakan workshop terkait pengemasan produk, pemasaran digital, dan pengurusan legalitas usaha agar produk-produk UMKM Jayanti dapat menembus pasar yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus buktikan bahwa UMKM Jayanti bisa bersaing dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Dengan inovasi dan kerja keras, produk kita bisa diterima di mana saja,” ujar H. Aat dalam sebuah kegiatan pelatihan UMKM di Jayanti.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan H. Aat adalah membangun jaringan kemitraan antara pelaku UMKM dengan berbagai pihak. Melalui pameran, bazar, dan marketplace online, produk-produk UMKM Jayanti kini semakin dikenal dan diminati masyarakat. Ia juga aktif mempromosikan produk lokal di berbagai kesempatan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Perjuangan H. Aat Apriadi Abdul Syukur membuktikan bahwa dengan pendampingan dan strategi yang tepat, UMKM Jayanti mampu naik kelas dan mendapatkan tempat yang layak di hati masyarakat. Ia berharap semakin banyak pihak yang ikut mendukung perkembangan UMKM agar Jayanti semakin maju dan sejahtera.

“UMKM adalah masa depan ekonomi kita. Mari kita dukung bersama agar mereka tidak lagi dipandang sebelah mata,” tutup H. Aat dengan penuh optimisme.

(Sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber
Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah
Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung
Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas
Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster
Lahan SAE Paswangi Kembali Memasuki Masa Panen Padi, Proyeksi Hasil Capai 2,4 Ton Gabah
BNNK Banyuwangi dan Kwarcab Banyuwangi Teken PKS Penguatan Saka Pramuka Anti Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:24 WIB

Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:20 WIB

Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:13 WIB

Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas

Berita Terbaru