Jember,Garudaxpose cim Ada pemandangan menarik yang justru mencuri perhatian setelah aksi penyampaian aspirasi mahasiswa Jember di depan Kantor DPRD pads jum’at sore (30/10/2026). Ketika orasi dan aspirasi telah disampaikan, suasana yang semula dipenuhi dinamika aksi berubah menjadi momen penuh keakraban dan kebersamaan.
Bukannya langsung membubarkan diri dan pulang, mahasiswa bersama jajaran Polres Jember justru melakukan aksi sederhana yang punya makna besar. Mereka mengambil kantong sampah dan bergotong royong membersihkan jalanan di sekitar lokasi aksi.
Kapolres Jember AKBP Alaiddin turun langsung memimpin kegiatan tersebut bersama anggotanya, bahu-membahu dengan massa mahasiswa membersihkan sampah yang tersisa usai penyampaian aspirasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemandangan ini menjadi pesan positif bahwa menyampaikan pendapat di muka umum tidak harus berujung pada ketegangan. Demokrasi bisa berjalan dengan santun, tertib, dan tetap menjunjung tinggi rasa saling menghormati.
Perbedaan peran antara mahasiswa dan kepolisian di lapangan bukanlah penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru melalui aksi sederhana ini, keduanya menunjukkan bahwa menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan ruang publik merupakan tanggung jawab bersama.
Momen tersebut juga menjadi gambaran nyata semangat Polisi Bersama Masyarakat. Bukan hanya hadir untuk mengawal penyampaian aspirasi, tetapi juga membangun kedekatan dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Aspirasi telah tersampaikan, kebersamaan tetap terjaga, dan ruang publik kembali bersih. Inilah wajah demokrasi yang patut diapresiasi. Berbeda pendapat boleh, tetapi kepedulian dan semangat menjaga Jember harus tetap satu.
Respek untuk mahasiswa Jember dan Polres Jember. Berbeda peran, naming total satu kepedulian untuk kota tercinta.
Pewarta.S.Raharjo















