Garudaxpose.com | Bali – Kapolres Gianyar, AKBP. James I. S Rajagukguk, S.I.K., M.H melaksanakan kegiatan Rembug Warga dan Poliran (Polisi Peduli Pengangguran) dalam rangka Program Quick Wins Kapolri, bertempat di Objek Wisata Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar pada Kamis 29 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 11.15 Wita tersebut diisi dengan ramah tamah dan dialog bersama pengelola objek wisata, staf, pengemudi lokal, serta pedagang. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dialog tersebut, perwakilan pengemudi lokal menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Gianyar serta mengusulkan peningkatan pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan, khususnya di kawasan Ubud. Selain itu, masyarakat juga menanyakan transparansi biaya penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Gianyar menjelaskan bahwa personel kepolisian telah ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, terutama pada jam – jam sibuk. Terkait biaya penerbitan SIM, Kapolres menegaskan bahwa pembayaran resmi merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang disetorkan ke kas negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, perwakilan pedagang menyampaikan pandangan mengenai pentingnya memanfaatkan peluang dan fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan kualitas hidup, serta menanyakan perkembangan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan pemanfaatan kendaraan listrik.
Kapolres Gianyar mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kemauan, kerja keras, dan semangat mengembangkan diri. Ia juga menyampaikan bahwa pasokan BBM berangsur kondusif, sedangkan kendaraan listrik dapat menjadi alternatif transportasi dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan ekonomi masing – masing.
Melalui kegiatan Rembug Warga dan Poliran ini, Polres Gianyar berharap komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga berbagai aspirasi dapat ditampung dan dicarikan solusi bersama.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, tertib, aman, dan lancar, serta ditutup dengan sesi foto bersama. @ (suriasih)













