Polisi Jogo Sekolah Digencarkan, Kapolres Probolinggo Kota Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Perlindungan terhadap pelajar dari ancaman kenakalan remaja menjadi perhatian Polres Probolinggo Kota. Melalui Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah Tahun 2026, kepolisian mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman sekaligus membangun karakter siswa agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan taat aturan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui apel yang dipimpin langsung Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra di SMP Negeri 1 Kota Probolinggo, Selasa (27/10/2026) pagi.

Kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi personel dalam menjalankan upaya pencegahan di lingkungan sekolah. Tidak hanya berfokus pada persoalan perilaku remaja, agenda tersebut juga mencakup penanaman kesadaran berlalu lintas melalui sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2026 dan pembagian helm gratis sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah unsur pendidikan dan kepolisian hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, pejabat utama Polres Probolinggo Kota, hingga anggota Satbinmas dan Satlantas. Para siswa SMPN 1 Kota Probolinggo juga mengikuti apel sebagai bagian dari penguatan edukasi dan kedisiplinan pelajar.

Dalam rangkaian kegiatan, Kapolres secara simbolis memasangkan ban lengan kepada personel Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Penyematan tersebut menandai penguatan peran anggota dalam mendukung upaya pencegahan berbagai persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan di lingkungan pendidikan.

Para siswa selanjutnya mengikuti pembacaan Ikrar Pelajar Jawa Timur secara serentak. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengingatkan generasi muda agar menjunjung nilai kedisiplinan, menjaga sikap, serta membangun hubungan yang positif dengan sesama pelajar.

AKBP Lucky Permana Putra menegaskan bahwa tindakan pencegahan harus menjadi langkah utama dalam menghadapi persoalan kenakalan remaja. Menurutnya, berbagai potensi pelanggaran perlu diantisipasi sejak dini melalui edukasi, pengawasan, dan komunikasi yang baik antara kepolisian dengan pihak sekolah.

Sasaran pencegahan tersebut meliputi perilaku perundungan atau bullying, perkelahian dan tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, serta bahaya perjudian online yang dapat memengaruhi kehidupan remaja.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Kapolres meminta personel melakukan identifikasi dan pemetaan sekolah berdasarkan tingkat kerawanan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Hasil pemetaan itu diharapkan menjadi dasar dalam menentukan bentuk pendampingan serta langkah antisipasi yang sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan tugas Polisi Jogo Sekolah harus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Personel diminta membangun kedekatan dengan pelajar agar kehadiran polisi dapat dirasakan sebagai mitra yang memberikan perlindungan, bimbingan, dan rasa aman.

Dalam arahannya, Lucky mengajak seluruh anggota satgas memiliki kepedulian terhadap masa depan siswa. Ia menilai keberhasilan pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan bersama, bukan sekadar mengandalkan penegakan aturan.

Karena itu, kerja sama antara kepolisian, orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat perlu terus diperkuat. Pengawasan yang berjalan secara berkesinambungan dinilai penting agar berbagai persoalan yang melibatkan pelajar dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres turut memberikan pemahaman mengenai Operasi Patuh Semeru 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Sosialisasi di lingkungan sekolah tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas merupakan bagian penting dari keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Edukasi itu diperkuat dengan penyerahan helm berstandar SNI secara gratis kepada para siswa. Pemberian helm tersebut menjadi bentuk ajakan nyata agar penggunaan perlengkapan keselamatan tidak dianggap sebagai kewajiban semata, melainkan kebiasaan yang harus diterapkan setiap kali menggunakan sepeda motor.

Kapolres menekankan pentingnya pemakaian helm, baik bagi pengendara maupun penumpang. Kesadaran tersebut perlu ditanamkan sejak usia sekolah sehingga pelajar terbiasa mengutamakan keselamatan saat melakukan perjalanan, termasuk ketika berangkat dan pulang sekolah bersama keluarga.

Polres Probolinggo Kota juga mengingatkan para siswa SMP yang belum cukup umur dan belum memenuhi persyaratan hukum agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sendiri. Orang tua diharapkan berperan aktif dalam memastikan anak-anak menggunakan sarana transportasi yang aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, program Polisi Jogo Sekolah diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan apel, tetapi berlanjut dalam bentuk pendampingan dan edukasi yang konsisten. Sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang terbebas dari perundungan, tawuran, narkoba, serta berbagai pengaruh negatif lainnya.

Rangkaian kegiatan di SMPN 1 Kota Probolinggo berlangsung dengan aman dan tertib, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama. Polres Probolinggo Kota terus mendorong penguatan kesadaran pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan mengutamakan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.

(Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silaturahmi Kapolda Sumsel Bersama Pimpinan Kampus, UNITAS Palembang Tegaskan Komitmen Kolaborasi
Ketum FORJI Lumajang Ucapkan Selamat kepada Bahrusyofan Hasanudin, S.H. atas Lulus Yudisium STIH Jenderal Sudirman Lumajang
Retreat Kepala Sekolah Gagal, LSM Lira Kota Malang Minta Transparansi Anggaran 300 Juta
Bangun Kepedulian di Kalangan Pelajar, Polsek Tongas Sosialisasikan Pencegahan Bullying
Kapolres Lumajang: Cerdas Tanpa Narkoba, Bijak Bermedia Sosial dan AI-Edukasi Ratusan Pelajar SMKN 1
SD NEGERI 3 DASRI TEGALSARI GELAR SHOLAT DHUHA SETIAP JUMAT, TANAMKAN NILAI RELIGIUS SEJAK DINI
Trofeo Cup Perseba Bakungan Jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Pemain Akademi Diponegoro United
Buruh Momong yang Lawan Candu Gadget: Kolaborasi SMAN 1 Tempeh Lumajang dan SMAN 1 Tapen Bondowoso Jadi Model Pendidikan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Polisi Jogo Sekolah Digencarkan, Kapolres Probolinggo Kota Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Silaturahmi Kapolda Sumsel Bersama Pimpinan Kampus, UNITAS Palembang Tegaskan Komitmen Kolaborasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:08 WIB

Ketum FORJI Lumajang Ucapkan Selamat kepada Bahrusyofan Hasanudin, S.H. atas Lulus Yudisium STIH Jenderal Sudirman Lumajang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Retreat Kepala Sekolah Gagal, LSM Lira Kota Malang Minta Transparansi Anggaran 300 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Bangun Kepedulian di Kalangan Pelajar, Polsek Tongas Sosialisasikan Pencegahan Bullying

Berita Terbaru