Keterangan:Srikandi Pesut Menggema, Yel-Yel Tak Henti dan Banjir Saweran Warnai Kemenangan di Gelora Agus Salim
BREBES,GarudaXpose com//- Laga panas babak 8 besar Mahera Cup II 2026 hari kedua kembali membakar Lapangan Gelora Agus Salim Slatri, Senin (12/10/2026) sore. Dalam duel bertensi tinggi, Pesut FC Slatri Utara Larangan sukses menaklukkan KPFC Kemurang Tanjung dengan skor meyakinkan 2-0 dan memastikan tiket ke babak semifinal.
Kick off dimulai pukul 16.15 WIB dengan durasi 2×30 menit. Di bawah cuaca cerah bersuhu 32 derajat celcius, sebanyak 1.500 penonton memadati tribun. Wasit utama Bung Bhaktiar dibantu asisten Abu Rizal, Rudi, cadangan Sony Ade, serta pengawas pertandingan Fajar Restu R memimpin jalannya laga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesut FC yang dibesut pelatih Febri turun dengan formasi 4-3-3. Irwan dipercaya di bawah mistar, dengan kapten tim Agil bernomor punggung 8 sebagai jenderal lapangan tengah. Sementara KPFC Kemurang yang dilatih Hadi Taker juga memainkan pakem sama 4-3-3, dengan Eno sebagai penjaga gawang dan Mukti bernomor punggung 19 sebagai kapten.
Gol Cepat Isal dan Gol Penutup Adit
Babak pertama berjalan sangat alot. Kedua tim membangun benteng beton di barisan belakang yang sangat rapat dan sulit ditembus. Jual beli serangan terjadi, namun pertahanan kedua tim disiplin.
Kebuntuan pecah di menit ke-11. Berawal dari skema sepak pojok, striker depan Pesut FC bernomor punggung 7, Isal, berhasil memanfaatkan kemelut dan melepaskan sontekan manja yang tak mampu dibendung Eno. Skor 1-0 untuk Pesut FC bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan rotasi pemain demi mengejar tiket semifinal. Tensi pertandingan meningkat drastis. Ritme permainan sangat cepat dengan saling jual beli serangan dan serli – serangan balik, seperti yang diungkapkan Reporter Bola Bung Siung Ngesrong.
Drama terjadi di menit ke-48. Pemain pengganti Pesut FC bernomor punggung 11, Adit, yang masuk menggantikan Gilang nomor punggung 17, menjadi pembeda. Mendapatkan bola liar hasil bola conter-attack, Adit dengan dingin menjebol gawang KPFC. Skor berubah menjadi 2-0.
Gol kedua sempat memicu ketegangan. Official KPFC mendatangi hakim garis Abu Rizal dan menganggap gol Adit offside. Namun Abu Rizal dengan tegas menyatakan Adit berlari dari posisi onside. Situasi sempat memanas ketika ada penonton yang melempar botol aqua mengenai punggung hakim garis. Beruntung panitia keamanan langsung sigap melerai. Ketua Panitia Dedy Sunarto langsung turun ke lapangan menenangkan situasi hingga pertandingan kembali berjalan aman dan tertib.
Di babak kedua ini tim medis bekerja ekstra keras. Beberapa kali pemain harus mendapat perawatan di tengah lapangan, bahkan ada yang harus ditandu keluar karena cedera serius.
Hingga peluit akhir berbunyi, skor 2-0 untuk kemenangan Pesut FC Slatri Utara tidak berubah.
Srikandi Pesut, Yel-Yel dan Banjir Saweran
Kemenangan Pesut FC sore ini tidak lepas dari peran Srikandi Pesut di tribun. Kelompok suporter perempuan Slatri Utara ini tampil total dengan yel-yel tanpa henti sejak menit pertama. Mereka menjadi energi tambahan bagi Agil dan kawan-kawan di lapangan.
Setiap kali serangan Pesut FC dibangun, gemuruh yel-yel Srikandi Pesut menggema di seluruh sudut Gelora Agus Salim. Puncaknya saat gol Adit tercipta, tribun berubah menjadi lautan euforia dan banjir saweran. Uang saweran berhamburan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim kebanggaan mereka, membuat atmosfer pertandingan tarkam ini terasa seperti final liga profesional.
Usai pertandingan, Ketua Panitia Dedy Sunarto melalui reporter bola Bung Siung menyampaikan agenda selanjutnya. Babak 8 besar hari ketiga akan digelar besok, Selasa (13/10/2026), mempertemukan Siramin Jaya FC Slatri Barat vs Persaba FC Rengasbandung. Kedua tim dikabarkan akan menurunkan pemain papan atas dari Liga 2 dan liga tarkam Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Jangan lupa, catat! Besok tiket masuk Rp 20.000 dan siapa yang beruntung pasti mendapatkan doorprize cantik dari panitia Mahera Cup II,” tegas Dedy.***
(4905)















