Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

- Penulis

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Banyuwangi terus memantapkan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia. Akhir pekan ini, dua event olahraga digelar bersamaan, yakni Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 dan Soekarno Run.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soekarno Run akan digelar pada Minggu (20/9/2026) dengan diikuti sekitar 3.400 pelari dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Aceh hingga Papua. Sementara BIG Downhill 2026 berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (19-20/9/2026), di Gantasan Ijen Bike Park.

 

“Bagi kami ini sangat menarik, karena Banyuwangi terus dipilih menjadi tuan rumah event-event sport tourism. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadikan Banyuwangi sebagai lokasi untuk berolahraga sambil berwisata. Ini tentunya akan menggerakkan ekonomi daerah,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (19/9/2026).

 

Soekarno Run mempertandingkan sejumlah kategori, mulai Half Marathon 21K untuk umum, 10K untuk kategori master dan umum, 5K dan 3K untuk umum dan pelajar, hingga 1K khusus pelajar. Para pemenang dari masing-masing kategori putra dan putri akan memperebutkan total hadiah mencapai Rp1 miliar.

 

Menurut Ipuk, tingginya animo peserta menunjukkan bahwa Banyuwangi semakin dikenal sebagai daerah yang menarik untuk menggelar event olahraga sekaligus menikmati destinasi wisata.

 

“Peserta Soekarno Run datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga berkesempatan menikmati suasana dan destinasi Banyuwangi,” ujarnya.

 

Soekarno Run mengambil titik start dan finish di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Para pelari akan diajak menyusuri sejumlah kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya, sekaligus menikmati suasana kota Banyuwangi.

 

Salah satunya Pendopo Sabha Swagata Blambangan yang menjadi titik awal dan akhir perlombaan. Bangunan tersebut memiliki nilai sejarah bagi Banyuwangi dan menjadi salah satu ikon kawasan kota.

 

Rute juga melintasi Taman Sritanjung, taman kota yang berada di pusat Banyuwangi. Nama taman tersebut diambil dari tokoh Sri Tanjung dalam legenda masyarakat setempat.

 

“Soekarno Run tidak hanya sebatas kompetisi lari, tetapi juga menjadi medium untuk menyampaikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Ipuk.

 

Sementara itu, BIG Downhill 2026 kembali menghadirkan kompetisi balap sepeda downhill dengan level internasional. Event tersebut telah masuk dalam kalender UCI (Union Cycliste Internationale), organisasi induk balap sepeda dunia.

 

“Dengan masuknya event ini ke level internasional menjadi bukti nyata kualitas trek yang dimiliki Banyuwangi,” kata Ipuk.

 

Kejuaraan ini diikuti para pembalap downhill dari berbagai negara. Kehadiran atlet internasional tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pembalap nasional untuk berkompetisi dan meningkatkan pengalaman di lintasan berstandar internasional.

 

Venue perlombaan berada di Gantasan Ijen Bike Park, pada ketinggian sekitar 600-700 meter di atas permukaan laut. Trek dirancang untuk kompetisi downhill dengan karakter lintasan yang menantang, mulai dari kelokan tajam, turunan curam hingga rintangan alami.

 

Salah satu peserta dari tim Bandit Squad, Dewi Ageng Putri Purnomo, mengaku antusias kembali mengikuti BIG Downhill. Pembalap asal Kota Batu tersebut sebelumnya telah dua kali mengikuti ajang yang sama.

 

“Saya sudah dua kali mengikuti BIG Downhill. Tahun 2025 lalu saya mendapatkan juara 2 Women Open. Sehingga sangat antusias untuk kembali menaklukkan rute di tahun ini,” kata Dewi.

 

Dua event olahraga tersebut menjadi bagian dari geliat sport tourism Banyuwangi. Selain mendorong aktivitas olahraga dan prestasi, penyelenggaraan event juga membuka peluang bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi hingga UMKM. (Kabiro bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ganasnya Trek Gantasan Bike Park Warnai Gelaran Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026  
Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Banyuwangi Gelar Seminar Pendidikan Upgrade Kompetensi Guru
Bupati Ipuk Jamin Pendidikan Anak Korban KM Virgo Asal Banyuwangi
Upacara Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka
Semarak Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71: Satlantas Polresta Banyuwangi Rangkul Ojol, Dari Layanan Kesehatan hingga Keselamatan di Jalan Raya
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi Bagikan Makanan Tambahan Bagi Warga Binaan Lansia
Klarifikasi : Drg Reta Rianti Menegaskan Puskesmas Cisoka Tidak Lalai Dalam Menangani Nopi Haerani, Secara Medis Kita Tidak Bisa Meninggalkan SOP

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:24 WIB

Ganasnya Trek Gantasan Bike Park Warnai Gelaran Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026  

Senin, 21 September 2026 - 10:06 WIB

Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

Senin, 21 September 2026 - 10:04 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Banyuwangi Gelar Seminar Pendidikan Upgrade Kompetensi Guru

Senin, 21 September 2026 - 10:01 WIB

Bupati Ipuk Jamin Pendidikan Anak Korban KM Virgo Asal Banyuwangi

Senin, 21 September 2026 - 09:59 WIB

Upacara Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

Berita Terbaru