Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Banyuwangi Gelar Seminar Pendidikan Upgrade Kompetensi Guru

- Penulis

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan Pemkab Banyuwangi. Salah satunya, pemkab menggelar Seminar Pendidikan untuk meng-upgrade kompetensi para guru sebagai ujung tombak mutu pendidikan di daerah.

 

Seperti yang berlangsung Sabtu (19/9/2026) di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan. Seminar Pendidikan Nasional yang mengusung tema “Transformasi Guru Masa Depan dan Masa Depan Guru Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua” tersebut diikuti sebanyak 350 peserta. Mereka terdiri atas para guru, peserta kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, tenaga kependidikan, hingga pemerhati dan praktisi pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Seminar ini merupakan kerjasama Pemkab Banyuwangi dan ikatan alumni Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (IKA FIP UNJ). Seminar menghadirkan sejumlah praktisi pendidikan sebagai narasumber. Yakni Dr. Cecep Kustandi (Wakil Dekan II FIP UNJ), Dr. Dudung Abdul Qodir (Sekjen PB PGRI/Ketua IKA FIP UNJ), serta Dr. Alfian (Plt. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi).

 

Tak sekadar sharing tentang pembelajaran di era digital dan penguatan karakter anak, mereka juga membuka sesi diskusi bersama para peserta. Banyak pertanyaan, aspirasi serta saran mengemuka dalam sesi tersebut.

 

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas, profesionalisme, serta peran guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan agar semakin adaptif terhadap dinamika zaman dan kebutuhan anak didik di era digital saya ini,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat pembukaan acara.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Menpan RB periode (2022-2024) Abdullah Azwar Anas.

 

Dikatakan Ipuk, perubahan zaman yang sangat pesat menuntut dunia pendidikan untuk bertransformasi dari sistem konvensional menuju pembelajaran yang fleksibel dan berbasis digital.

 

Ipuk pun mengajak seluruh insan pendidikan Banyuwangi untuk berkolaborasi bersama pemkab dalam mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas dan inklusif. Ia juga berpesan agar para guru terus meng-upgrade skill.

 

“Guru tidak boleh berhenti belajar. Upgrade terus skill dan kompetensi, termasuk di bidang teknologi,” ujarnya.

 

Ipuk juga meminta agar guru dan kepala sekolah dapat menciptakan ruang dan suasana belajar yang lebih nyaman, inklusif dan dapat membangkitkan kreativitas anak.

 

“Jangan jadikan ruang kelas satu-satunya tempat untuk belajar. Guru harus bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas di sekitar sekolah, hingga orang tua sebagai partner. Sehingga pendidikan yang diberikan semakin berkualitas dan membangun kreativitas siswa,” pesannya.

 

Dalam seminar tersebut, para narasumber berbagi tips bagaimana menjadi pendidik yang berkualitas. Seperti Dudung Abdul Qodir yang mengatakan sedikitnya ada tiga kunci utama menjadi guru hebat.

 

Pertama, trend watching atau kemampuan menganalisa yang aktual. Guru harus banyak membaca dan memperluas informasi sehingga tahu trend apa yang saat ini terjadi di dunia pendidikan. Kedua, envisioning atau perencanaan kebijakan ke depan. Ketika, critical thinking atau kemampuan berpikir kritis.

 

“Dengan tiga hal itu, guru pasti mampu memberikan pembelajaran yang tepat sesuai kebutuhan, dengan cara yang juga sesuai dengan zaman anak didiknya,” pungkasnya. (Kabiro bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ganasnya Trek Gantasan Bike Park Warnai Gelaran Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026  
Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator
Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run
Bupati Ipuk Jamin Pendidikan Anak Korban KM Virgo Asal Banyuwangi
Upacara Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka
Semarak Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71: Satlantas Polresta Banyuwangi Rangkul Ojol, Dari Layanan Kesehatan hingga Keselamatan di Jalan Raya
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi Bagikan Makanan Tambahan Bagi Warga Binaan Lansia
Klarifikasi : Drg Reta Rianti Menegaskan Puskesmas Cisoka Tidak Lalai Dalam Menangani Nopi Haerani, Secara Medis Kita Tidak Bisa Meninggalkan SOP

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:24 WIB

Ganasnya Trek Gantasan Bike Park Warnai Gelaran Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026  

Senin, 21 September 2026 - 10:06 WIB

Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

Senin, 21 September 2026 - 10:04 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Banyuwangi Gelar Seminar Pendidikan Upgrade Kompetensi Guru

Senin, 21 September 2026 - 10:01 WIB

Bupati Ipuk Jamin Pendidikan Anak Korban KM Virgo Asal Banyuwangi

Senin, 21 September 2026 - 09:59 WIB

Upacara Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

Berita Terbaru