GARUDAXPOSE.COM | LUMAJANG — Kepolisian Resor (Polres) Lumajang, Jawa Timur, terus berkomitmen memperkuat kualitas pengamanan swakarsa di wilayah hukumnya. Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), kepolisian menggelar program pembinaan intensif bagi petugas Satuan Pengamanan (Satpam) di kawasan industri dan perusahaan, salah satunya di CV Abelindo Prakarsa, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para personel Satpam tidak hanya memiliki fisik yang tangguh dan disiplin tinggi, tetapi juga dibekali kemampuan komunikasi serta aspek pelayanan publik yang ramah dan profesional.
Kegiatan yang dipimpin oleh KBO Sat Binmas Polres Lumajang Ipda Yoyok Widarto tersebut meliputi pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pemeriksaan kerapian perorangan, hingga pembekalan alur komunikasi dan prosedur operasional standar (SOP) penerimaan tamu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ipda Yoyok Widarto menegaskan bahwa peran Satpam saat ini telah bertransformasi. Selain menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan internal perusahaan, Satpam merupakan representasi pelayanan publik di lingkungan kerja.
”Pembinaan ini tidak hanya berfokus pada kedisiplinan fisik semata, tetapi juga mencakup aspek pelayanan, komunikasi humanis, serta koordinasi antarunsur di lingkungan perusahaan. Satpam harus mampu tampil ramah, sopan, dan sigap dalam menangani berbagai situasi,” ujar Ipda Yoyok.
Secara terpisah, Ps Kasat Binmas Polres Lumajang Iptu Irdani Isma menjelaskan bahwa pembinaan secara berkala merupakan bagian dari strategi institusi Polri dalam membina potensi masyarakat, khususnya pengamanan swakarsa.
Menurutnya, keberadaan Satpam yang terlatih dan profesional secara langsung mendukung terciptanya kondusivitas iklim kerja dan keamanan daerah.
Melalui program berkelanjutan ini, Polres Lumajang berharap jajaran Satpam di berbagai wilayah industri dapat menjalankan tugas secara optimal, responsif terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para karyawan maupun masyarakat umum.














