Garudaxpose com jember.Suasana Lapangan Dusun Kebunan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, berubah menjadi sangat meriah dan penuh semangat pada tanggal 13 September 2026 saat digelarnya lomba kerapan sapi tradisional yang dinanti-nanti masyarakat setempat maupun dari daerah sekitar. Acara besar ini mempertemukan sebanyak 125 peserta sapi unggulan yang saling bersaing ketat memperebutkan posisi juara 1, 2, dan 3 dalam perlombaan tahunan ini.
Suara sorak-sorai penonton terdengar bergema di sepanjang pinggiran lapangan yang penuh sesak. Tidak hanya warga sekitar yang hadir, penonton pun berdatangan dari berbagai tempat, bahkan dari luar Kecamatan Tanggul, khusus untuk menyaksikan langsung ketangkasan, kekuatan, dan kecepatan sapi-sapi peserta yang berlomba di lintasan.
Para peserta tampil dengan semangat penuh, mengawal sapi andalan mereka dengan keterampilan dan keahlian yang sudah diasah sejak lama. Setiap kali pasangan sapi melintas di depan tribun penonton, teriakan dukungan langsung membahana, membuat suasana semakin panas, seru, dan penuh antusiasme.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panitia penyelenggara tuan Takur, menyampaikan bahwa dengan 125 peserta, tahun ini menjadi salah satu edisi dengan jumlah peserta terbanyak dalam beberapa tahun terakhir. Perlombaan ini bukan sekadar ajang kejuaraan dan hadiah, melainkan juga upaya melestarikan budaya tradisional khas masyarakat setempat sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga maupun antar warga dari daerah berbeda.
“Sangat bangga dan senang melihat antusiasme masyarakat begitu luar biasa tinggi, bahkan banyak yang datang dari luar Tanggul. Dengan 125 peserta sapi yang ikut, ini membuktikan kerapan sapi masih sangat dicintai dan menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Abah Tohir, salah satu perwakilan panitia.
Setelah berlangsungnya persaingan yang ketat dan penuh ketegangan sepanjang acara, akhirnya terpilih para pemenang juara 1, 2, dan 3 yang masing-masing menerima hadiah serta sebuah sepeda montor dan juara 3 sepeda listrik,juara 1 di rebut yaitu Abah Rempang dari madura,juara 2 Abah Jamal juga dari Madura juara 3 peserta grop mayor madura, sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan ini ditutup dengan harapan tradisi kerapan sapi terus dijaga, dikembangkan, dan semakin diminati, agar tetap hidup dan dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.
Pewarta.slamet raharjo/














