Sukses Digelar, Yesi Apriliah Lega Ikut Ambil Bagian dalam Batik in Motion 2026

- Penulis

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolingo – Rasa lega bercampur bangga dirasakan Yesi Apriliah (28), salah satu peserta Batik in Motion 2026 setelah seluruh rangkaian pagelaran berakhir di depan Kantor Wali Kota Probolinggo, Minggu (4/8/2026) sore.

Peserta nomor 1.839 dari Kader PKK tersebut menjadi bagian dari ribuan peserta yang tampil bersama dalam pagelaran Batik in Motion 2026. Kegiatan itu digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-667 Kota Probolinggo sekaligus mengangkat batik sebagai identitas budaya bangsa.

Bagi Yesi, mengikuti kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda. Ia tidak hanya merasakan kemeriahan perayaan hari jadi Kota Probolinggo, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari sebuah kegiatan yang menampilkan kekompakan masyarakat dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemui media seusai pagelaran, Yesi menceritakan bahwa persiapan yang dilakukan bersama para Kader PKK dimulai dari latihan secara mandiri. Para peserta terlebih dahulu mendapatkan tautan video sebagai bahan untuk mempelajari gerakan yang nantinya akan ditampilkan.

“Awal kami latihan mandiri via YouTube. Sebab kami selaku Kader PKK dikirimi link. Jadi dari link tersebut kami belajar gerakan sebelum nantinya tampil bersama,” ujar Yesi.

Menurutnya, latihan mandiri menjadi tahap awal untuk mengenali setiap gerakan. Setelah masing-masing peserta mulai memahami gerakan, latihan kemudian dilanjutkan secara bersama-sama agar penampilan dapat dilakukan dengan lebih terkoordinasi.

“Setelah itu kita latihan bersama tiga kali di depan kantor walikota,” ungkapnya.

Yesi mengatakan, latihan bersama menjadi bagian yang cukup penting dalam persiapan. Sebab, Batik in Motion tidak hanya menampilkan gerakan seorang diri, melainkan melibatkan peserta dalam jumlah sangat banyak sehingga dibutuhkan keseragaman dan konsentrasi.

“Persiapannya tentu latihan itu tadi ya. Karena gerakan yang berirama dan kompak dengan menggunakan batik pasti akan memberikan kesan yang harmoni dalam setiap gerakannya,” katanya.

Ia menilai perpaduan antara gerakan line dance yang dilakukan secara serentak dengan busana batik membuat pagelaran tersebut mempunyai daya tarik tersendiri. Kekompakan peserta menurutnya juga menjadi gambaran semangat masyarakat dalam memeriahkan hari jadi daerah.

Setelah semua rangkaian selesai dilaksanakan, Yesi mengaku merasakan kebahagiaan. Rasa lelah selama mengikuti proses latihan seolah terbayar ketika dirinya bersama peserta lainnya berhasil menampilkan gerakan secara bersama-sama di hadapan masyarakat.

“Perasaannya, ya seneng juga, bangga tentunya,” tutur Yesi.

Kebanggaan tersebut semakin besar karena dirinya dapat ikut menjadi bagian dari upaya mencetak Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Bagi Yesi, kesempatan tersebut merupakan pengalaman istimewa yang belum tentu datang setiap saat.

“Saya bisa berandil dalam mencetak Rekor MURI kali ini sebagai bagian dari peserta line dance terbanyak di dunia,” ujarnya.

Ia berharap pencapaian tersebut tidak hanya menjadi catatan rekor, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap upaya memperkenalkan batik kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan berskala besar seperti Batik in Motion dapat menjadi media untuk menunjukkan bahwa budaya dapat dikemas secara kreatif dan menyenangkan.

Yesi juga memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan kegiatan yang mengangkat budaya bangsa. Ia berharap pemerintah dapat semakin aktif menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu menjaga eksistensi batik di tengah perkembangan zaman.

“Harapan ke pemerintah bisa lebih proaktif lagi dalam melestarikan budaya bangsa yaitu dalam pagelaran batik,” tegasnya.

Menurut Yesi, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, komunitas, organisasi masyarakat hingga masyarakat umum dapat mengambil peran masing-masing agar budaya Indonesia tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.

Ia pun berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam Batik in Motion 2026 dapat terus dijaga. Baginya, kebersamaan masyarakat merupakan modal penting dalam mendukung kemajuan Kota Probolinggo.

“Semoga Kota Probolinggo semakin maju, sejahtera, aman, dan nyaman,” harapnya.

Yesi berharap Kota Probolinggo ke depan semakin mampu berkembang menjadi daerah yang unggul dengan tetap mempertahankan keharmonisan masyarakat. Ia juga ingin kreativitas masyarakat terus mendapatkan ruang sehingga dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan daerah.

“Terus tumbuh menjadi kota yang unggul dengan masyarakat yang harmonis, kreatif, dan penuh semangat dalam membangun daerah,” lanjutnya.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam setiap proses pembangunan, tetapi ikut mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurutnya, menjaga kota juga berarti merawat kebersamaan, budaya, serta berbagai potensi yang dimiliki daerah.

“Mari bersama menjaga, merawat, dan memajukan Kota Probolinggo tercinta,” ajaknya.

Di akhir wawancara, Yesi menyampaikan pesan penuh optimisme untuk Kota Probolinggo. Ia berharap semangat yang muncul dalam peringatan HUT ke-667 dapat menjadi energi positif untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Probolinggo Maju, Probolinggo Sejahtera, Probolinggo Bersolek. Dirgahayu Kota Probolinggo ke-667,” pungkas Yesi.

Bagi Yesi, Batik in Motion 2026 akan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Dari latihan mandiri melalui YouTube, latihan bersama hingga tampil serempak dengan ribuan peserta, seluruh proses tersebut akhirnya bermuara pada rasa lega, bahagia dan bangga karena dapat ikut mengharumkan nama Kota Probolinggo sekaligus menjadi bagian dari momentum pencetakan Rekor MURI.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung
Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati
Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan
Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar
Debu Tambang Galian C Ganggu Pengguna Jalan di Tegalsangot Sempu, Warga Minta Pemeriksaan Izin dan Pengawasan
Ibu Putri Koster Dorong Penguatan Kompetensi Kader Posyandu, Dukung Enam Bidang SPM
Peringatan Sumpah Pemuda ke -98, Dengan Semangat Kecamatan Sukapura Gelar Upacara
Dari Festival Mangga hingga Internet Gratis, Probolinggo Pacu Promosi Daerah dan Ekonomi Digital

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:38 WIB

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:56 WIB

Debu Tambang Galian C Ganggu Pengguna Jalan di Tegalsangot Sempu, Warga Minta Pemeriksaan Izin dan Pengawasan

Berita Terbaru