APTRI Banyuwangi Siap Kirim 2 Bus Petani untuk Aksi 1 September 2026

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | BANYUWANGI  — Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Banyuwangi menyatakan kesiapan memberikan dukungan penuh terhadap aksi petani tebu nasional yang dijadwalkan berlangsung di depan Istana Merdeka, Jakarta, pada 1 September 2026.

 

Ketua APTRI Banyuwangi, Rifki Alamudi (Kiki), menyampaikan bahwa pihaknya siap memberangkatkan dua bus yang membawa petani tebu Banyuwangi untuk bergabung dengan para petani dari berbagai daerah dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Langkah tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus respons atas kondisi yang dihadapi petani tebu. Kenaikan biaya produksi, mulai dari biaya tebang dan angkut hingga kebutuhan pupuk serta berbagai biaya operasional lainnya, dinilai semakin menekan pendapatan petani.

 

Petani Minta HPP Gula Rp16.875 per Kilogram

 

Salah satu tuntutan yang menjadi perhatian utama dalam perjuangan petani adalah adanya kepastian Harga Pokok Penjualan (HPP) gula sebesar Rp16.875 per kilogram.

 

Bagi petani, kepastian harga menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan usaha tani tebu. Harga yang dinilai tidak sebanding dengan biaya produksi berpotensi membuat petani semakin sulit mempertahankan lahannya.

 

APTRI Banyuwangi berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan yang memberikan kepastian dan perlindungan bagi petani, sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan petani, industri gula, dan kebutuhan nasional.

 

“Petani tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami membutuhkan kebijakan yang adil dan keberpihakan nyata agar petani tetap mampu bertahan,” menjadi semangat yang dibawa APTRI Banyuwangi dalam mendukung aksi tersebut.

 

Dua Bus dari Banyuwangi

 

Pemberangkatan dua bus petani dari Banyuwangi menunjukkan bahwa persoalan harga gula dan biaya produksi bukan sekadar persoalan lokal. Aspirasi tersebut merupakan bagian dari perjuangan petani tebu nasional untuk mendapatkan kebijakan yang dinilai lebih berpihak kepada keberlangsungan usaha tani.

 

Aksi 1 September 2026 juga diharapkan menjadi ruang bagi petani untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan secara langsung kepada pemerintah.

 

Menurut APTRI Banyuwangi, perjuangan petani tidak semata-mata berbicara mengenai harga gula. Di baliknya terdapat persoalan keberlanjutan petani tebu, kepastian usaha, keberlangsungan industri gula, hingga kepentingan yang lebih besar terhadap kedaulatan pangan nasional.

 

Dengan bergabungnya petani Banyuwangi, APTRI menegaskan bahwa daerah siap mengambil bagian dalam perjuangan petani tebu Indonesia.

 

Jangan sampai manisnya gula nasional harus dibayar dengan pahitnya nasib petani.

 

GarudaXpose.com — Berani, Tajam, Mengungkap Fakta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Info Tabanan Terkait Aksi Sosial Membina dan Berbagi Tim Pembina Posyandu Bali
Manfaatkan Pemutihan Gubernur Jatim, Samsat Pasuruan Kota Diserbu Wajib Pajak
Semangat Tumpas Narkoba, MAN 3 Banyuwangi Bersinergi dengan YAN LPSS Gelar Sosialisasi P4GN
Sinergi Jaga Kamtibmas, Pengurus Madas Serumpun se-Jatim Audiensi ke Kapolres Probolinggo
Destinasi Wisata Mendunia Jadi Penopang Ekonomi Lumajang, Bupati Indah Amperawati Raih Penghargaan JawaPos.com
Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaimin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari
Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaemin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari
Mango Carnival of Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Aminuddin Dorong Mangga Probolinggo Tembus Pasar Lebih Luas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:26 WIB

Info Tabanan Terkait Aksi Sosial Membina dan Berbagi Tim Pembina Posyandu Bali

Selasa, 3 November 2026 - 03:23 WIB

Manfaatkan Pemutihan Gubernur Jatim, Samsat Pasuruan Kota Diserbu Wajib Pajak

Senin, 2 November 2026 - 23:37 WIB

Semangat Tumpas Narkoba, MAN 3 Banyuwangi Bersinergi dengan YAN LPSS Gelar Sosialisasi P4GN

Senin, 2 November 2026 - 11:27 WIB

Sinergi Jaga Kamtibmas, Pengurus Madas Serumpun se-Jatim Audiensi ke Kapolres Probolinggo

Minggu, 1 November 2026 - 10:30 WIB

Destinasi Wisata Mendunia Jadi Penopang Ekonomi Lumajang, Bupati Indah Amperawati Raih Penghargaan JawaPos.com

Berita Terbaru