Kakorda PPR Brebes Serukan Satu Komando Dukung Prabowo, Tolak Anarki dan Kawal Brebes Tetap Damai

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com// – Koordinator Daerah Persatuan Purnawirawan (Kakorda PPR) Kabupaten Brebes menegaskan sikap satu komando mendukung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas.

Penegasan itu disampaikan Kakorda PPR Brebes dalam seruannya kepada seluruh anggota PPR se-Kabupaten Brebes. PPR Brebes sendiri terdiri dari purnawirawan TNI Angkatan Darat, Laut, Udara dan Polri, serta elemen partisipan dari pensiunan Pemda, mantan Kepala Desa, mantan guru dan purnawirawan lainnya.

“Tetap istiqomah, satu komando, satu tujuan mendukung kesuksesan Bapak Presiden untuk mensukseskan Indonesia Maju, Indonesia Emas di masa yang datang,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pesannya, Kakorda PPR mengajak seluruh keluarga besar PPR Brebes, baik yang muda, tua, hingga lansia untuk tetap berdaulat, kompak dan tidak mudah terbawa arus emosi yang dapat memicu tindakan anarkis di wilayah Kabupaten Brebes.

Ia juga mengimbau agar anggota dan masyarakat Brebes tidak terhasut ajakan yang menjurus pada aksi anarko. Ia menegaskan, penyampaian aspirasi termasuk aksi demo ke Jakarta ke DPR RI adalah hak yang diperbolehkan, namun harus tetap tertib dan tidak berujung anarki.

“Teman-teman PPR Korda Brebes selalu berdaulat, kompak, mengajak rekan, teman, sahabat, tetangga, keluarga, famili yang ada di wilayah Brebes untuk tidak terbawa arus emosi yang akan menjadikan anarki di wilayah Kabupaten Brebes. Bila ada ajakan demo ke Jakarta datang ke DPR RI untuk menyampaikan aspirasi, boleh saja. Tapi jangan sampai terhasut, terbawa arus, menjadikan anarki. Terlebih jangan sampai anarko,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota PPR untuk tidak berangkat dalam aksi yang berpotensi mengganggu kondusifitas dan lebih memilih berkarya positif. Prinsip yang dipegang adalah Brebes Beres, Brebes Damai.

“Lebih baik kita berkarya ketimbang menghasut. Dan jangan sampai terhasut. Maka PPR tetap satu komando, satu tujuan,” imbuhnya.

Selain mendukung kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto, PPR Brebes juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Bupati Brebes Ibu Paramitha Widya Kusuma dan Wakil Bupati Brebes Bapak Wurja untuk mewujudkan Brebes yang Beres.

Menurutnya, di tengah dinamika nasional yang rawan disusupi provokasi, peran purnawirawan menjadi sangat vital sebagai perekat dan penyejuk masyarakat. PPR tidak boleh diam, harus hadir memberi contoh kedewasaan berpikir, mengedepankan musyawarah dan menjaga persatuan.

Ia menekankan, kekompakan PPR adalah cerminan kekuatan moral. Jika para sesepuh dan purnawirawan yang telah matang pengalaman tetap solid dan cinta damai, maka generasi di bawahnya akan ikut menjaga stabilitas. Brebes tidak boleh terpecah hanya karena isu yang belum tentu kebenarannya.

“Jangan mau diadu domba. Kita semua sudah dewasa, sudah tua, sudah paham mana yang membangun dan mana yang merusak. Tugas kita hari ini adalah mengajak sisi positif. Yakin semua orang di wilayah Brebes berpikir positif untuk kemajuan masyarakat,” tegasnya lagi.

Seruan tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh masyarakat Brebes untuk selalu berpikir positif, bekerja nyata di lingkungan masing-masing, demi kemajuan bersama, mulai dari lingkungan terdekat, desa, kabupaten, hingga tingkat pusat.

“Kami PPR Brebes mendukung Brebes Beres, Brebes Damai. Mari kita kawal bersama pembangunan dengan karya, bukan dengan hasutan. Sekian, Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkasnya.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Zamroni Mantapkan Langkah Desa Banyuanyar Tengah Menuju Lomba Desa Merah Putih/Desa SAE 2026
Verifikasi Berkas Calon Anggota BPD Desa Petung: Bukti Perempuan Siap Mendukung dan Membangun Pemerintahan Desa
Ribuan Warga Desa Pondokdalem Terima Bantuan Beras 30 Kg, Harapan Baru di Tengah Kebutuhan Hidup
Warga Binaan Antusias Ikuti Pelatihan Membatik, Menoreh Harapan Lewat Canting
Rutan Kraksaan Bersih Dari Barang Terlarang, Penggeladahan Berjalan Kondusif
Ijen Geopark Run 2026 Dimulai, 839 Pelari Berbagi Daerah Susuri Pesona Alam Gunung Ijen
Jrebeng Kidul Festival Jadi Wadah Warga Ekspresikan Seni dan Budaya, Semarakkan HUT RI ke-81
Setelah Sukses Digitalisasi Perlinsos, Pemerintah Kembali Pilih Banyuwangi Jadi Pilot Project Pengentasan Kemiskinan Nasional  

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kades Zamroni Mantapkan Langkah Desa Banyuanyar Tengah Menuju Lomba Desa Merah Putih/Desa SAE 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Verifikasi Berkas Calon Anggota BPD Desa Petung: Bukti Perempuan Siap Mendukung dan Membangun Pemerintahan Desa

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Ribuan Warga Desa Pondokdalem Terima Bantuan Beras 30 Kg, Harapan Baru di Tengah Kebutuhan Hidup

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Warga Binaan Antusias Ikuti Pelatihan Membatik, Menoreh Harapan Lewat Canting

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:06 WIB

Rutan Kraksaan Bersih Dari Barang Terlarang, Penggeladahan Berjalan Kondusif

Berita Terbaru