IM-RB Kecam Pernyataan Bupati Madina: “Suara Rakyat Bukan Dalang, Tetapi Panggilan Keadilan”

- Penulis

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Mandailing Natal – Ikatan Mahasiswa Ranto Baek (IM-RB) mengecam keras pernyataan Bupati Mandailing Natal, yang menyebut adanya “dalang di balik” aksi masyarakat di wilayah Pantai Barat Madina.

Ketua IM-RB, Ahmad Afandi Nasution, menilai pernyataan tersebut tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan kesalah pahaman publik terhadap gerakan mahasiswa, pemuda serta masyarakat yang sedang memperjuangkan haknya.

Menurut Ahmad Afandi Nasution, tudingan seperti itu sangat berbahaya karena bisa mengkriminalisasi gerakan rakyat dan menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan Bupati Madina mencederai hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Pemerintah seharusnya menjadi pelindung dan fasilitator masyarakat, bukan malah menebar kecurigaan tanpa dasar,” ujar Afandi, Rabu (05/11/2025) ke pada awak media.

IM-RB menegaskan bahwa aksi masyarakat di depan Kantor Bupati Mandailing Natal merupakan bentuk penyampaian aspirasi yang sah dan berlandaskan hukum. Aksi tersebut lahir dari persoalan nyata yang selama ini dirasakan warga, seperti hak plasma, hak atas tanah, dan tata kelola perkebunan sawit di kawasan Pantai Barat.

Lebih lanjut, Ahmad Afandi Nasution menilai bahwa pernyataan Bupati Mandailing Natal menunjukkan sikap yang bertolak belakang dengan komitmen keterbukaan terhadap kritik. Sebelumnya, dalam acara di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Minggu (23/03/2025) lalu, Saipullah Nasution menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan saran untuk kemajuan bersama.

“Namun kenyataannya berbeda. Saat masyarakat menyuarakan persoalan yang nyata, muncul tuduhan yang tidak berdasar. Ini menimbulkan kesan bahwa pemerintah daerah alergi terhadap kritik,” tambahnya.

IM-RB mendesak Bupati Mandailing Natal untuk segera memberikan klarifikasi terbuka terkait pernyataannya tentang adanya dalang di balik aksi masyarakat. Selain itu, IM-RB mendorong agar pemerintah daerah membuka ruang dialog secara transparan antara masyarakat terdampak, mahasiswa, dan perusahaan terkait persoalan plasma, izin HGU, dan pengawasan lingkungan.

Apabila tuduhan tersebut tidak dapat dibuktikan secara terbuka, IM-RB meminta agar Bupati Mandailing Natal segera mencabut pernyataannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Pernyataan tanpa dasar hanya akan memperkeruh keadaan dan memperlebar jarak antara pemerintah dan rakyatnya. Kami menyerukan agar pemerintah daerah kembali pada prinsip keadilan, keterbukaan, dan keberpihakan kepada rakyat,” tegas Afandi.

IM-RB juga mengajak seluruh elemen masyarakat, media, dan pemangku kebijakan untuk bersama-sama mendorong pemerintahan yang adil, transparan dan berpihak kepada rakyat.

“Suara rakyat bukan dalang, melainkan panggilan keadilan,” tutup Afandi.(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaimin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari
Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaemin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari
Mango Carnival of Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Aminuddin Dorong Mangga Probolinggo Tembus Pasar Lebih Luas
Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang mengikuti Workshop Integritas Bersama KPK untuk membangun Budaya Anti Korupsi
Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
Polisi Jogo Sekolah: Langkah Preventif Polres Jember Siapkan Pelajar Menuju Generasi Emas 2045
13 Sanggar Dug-Dug Tampil Kolosal, Gema Tabuhan Meriahkan Mango Carnival 2026 di Stadion Bayuangga

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:21 WIB

Semangat Indonesia Asri, Anggota DPRD Gerindra Dapil 6 Muhaimin Sadirun Gelar Jumat Bersih dan Bagi Sarapan di Desa Pebatan Wanasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Mango Carnival of Indonesia 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota Aminuddin Dorong Mangga Probolinggo Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang mengikuti Workshop Integritas Bersama KPK untuk membangun Budaya Anti Korupsi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:48 WIB

Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK

Berita Terbaru