Festival Budaya Inklusi Probolinggo Jadi Panggung Difabel Unjuk Karya dan Perkuat Kemandirian

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Penyandang disabilitas di Kota Probolinggo mendapat ruang lebih luas untuk menunjukkan potensi, kreativitas dan kemampuan mereka melalui Festival Budaya Inklusi, Minggu (16/8/2026).

Digelar di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) itu mengusung tema “Bersama, Berkarya, Setara dan Maju.”

Sejumlah komunitas penyandang disabilitas ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mulai dari Kelompok Difabel Kelurahan (KDK), Forum Disabilitas, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), hingga Gerkatin, Y-AMI, DMI, NPC Probolinggo dan Paguyuban Disabilitas Mandiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya menampilkan kemampuan seni dan kreativitas, festival tersebut juga menghadirkan stand Paguyuban UMKM Disabilitas. Produk yang dihasilkan para pelaku usaha penyandang disabilitas dipamerkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya membuka akses pasar yang lebih luas.

Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Siti Romlah mengatakan festival tersebut dirancang untuk memastikan penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuan dan mengambil peran di tengah masyarakat.

“Teman-teman disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama. Karena itu, kami ingin memberikan ruang untuk mengembangkan kapasitas, kepercayaan diri dan kreativitas sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh komunitas disabilitas,” ujar Siti.

Menurutnya, antusiasme komunitas disabilitas terlihat dari banyaknya peserta yang berpartisipasi dalam panggung kreativitas. Sebanyak 34 penampilan disiapkan dari berbagai komunitas difabel untuk memeriahkan festival.

“Kami ingin mereka mengambil bagian dengan penuh rasa bahagia dan bangga serta memiliki peran yang sama. Ada 34 tampilan dari berbagai komunitas difabel yang unjuk bakat. Sebagai bentuk apresiasi, kami juga menyiapkan hadiah untuk penampilan terbaik,” jelasnya.

Selain menjadi panggung ekspresi, keberadaan stand UMKM disabilitas menjadi bagian penting dari pesan kemandirian yang dibawa dalam festival tersebut. Produk-produk karya penyandang disabilitas diharapkan semakin dikenal sehingga membuka peluang pemasaran dan pengembangan usaha.

Kegiatan itu sekaligus mendorong masyarakat untuk melihat penyandang disabilitas bukan dari keterbatasannya, melainkan dari kemampuan dan potensi yang dapat dikembangkan. Dukungan terhadap karya mereka juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan diri sekaligus kemandirian ekonomi.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengapresiasi terselenggaranya Festival Budaya Inklusi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan kota harus melibatkan seluruh unsur masyarakat tanpa terkecuali.

“Teman-teman disabilitas juga memiliki peranan aktif melalui kegiatan seperti ini. Ini merupakan upaya peningkatan kapasitas sekaligus pengembangan potensi penyandang disabilitas di Kota Probolinggo. Sangat luar biasa,” kata Aminuddin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Probolinggo ingin terus memperluas ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkreasi dan berkontribusi. Kesempatan tersebut, menurutnya, harus dibuka di berbagai bidang kehidupan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk berekspresi dan berkarya,” tegasnya.

Aminuddin juga mengajak masyarakat memberikan dukungan secara nyata terhadap pelaku UMKM disabilitas. Salah satunya dengan membeli dan menggunakan produk yang mereka hasilkan.

Menurutnya, pilihan masyarakat untuk membeli produk karya penyandang disabilitas bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap terwujudnya pemberdayaan ekonomi yang inklusif.

“Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen terus mendorong pemenuhan hak, pemberdayaan, peningkatan kapasitas serta kemandirian penyandang disabilitas di berbagai sektor kehidupan,” imbuhnya.

Festival tersebut juga menjadi momentum untuk membangun budaya masyarakat yang semakin menghargai perbedaan. Kesetaraan, kepedulian dan kesempatan yang sama diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Turut hadir Bunda Inklusi dr. Evariani Aminuddin, Sekda Budiono Wirawan bersama Ketua DWP, Ketua Baznas Imanuddin Abil Fida, Ketua KPU Radfan Faisal, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat serta lurah se-Kota Probolinggo.

Melalui Festival Budaya Inklusi, Pemkot Probolinggo kembali menegaskan arah pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun. Penyandang disabilitas didorong untuk semakin percaya diri, mandiri dan aktif mengambil peran dalam kemajuan Kota Probolinggo.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Sumur Bandung Tutup PORDES HUT RI ke-81, RW 01 Raih Juara Umum
Desa Pondokdalem mengadakan giat Renungan Nyambut HUT RI ke-81, Bersatu Bersama Warga di Pendopo desa pondokdalem
Harlah ke-12 SDIT Tahfidz Bintangku, Wali Kota Probolinggo Tekankan Sinergi Sekolah dan Orang Tua Bentuk Generasi Qur’ani
Jalan Sehat dan Gebyar Senam Serayu Ceria Meriahkan HUT ke-81 RI di Jrebeng Kulon
DK PWI Banten Resmi Berhentikan Sementara 15 Anggota PWI Kabupaten Tangerang, Termasuk Mantan Ketua PWI 
SPBU Sumur Bandung dari Dulu jadi Sasaran Motor Modifikasi, Apa Memang Dikasih Kelonggaran, MCJ Layangkan Surat Konfirmasi
AMANAH DI UJUNG TIANG: DARI KETANGGUNGAN, FARIS SIAP JAGA KEHORMATAN MERAH PUTIH DI ALUN-ALUN BREBES
MERDEKA EKONOMI DI SASANA KRIDA: Brebes Expo HUT RI ke-81 Resmi Dibuka, 81 Stand dan 225 UMKM Jadi Motor Kebangkitan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Pemdes Sumur Bandung Tutup PORDES HUT RI ke-81, RW 01 Raih Juara Umum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Desa Pondokdalem mengadakan giat Renungan Nyambut HUT RI ke-81, Bersatu Bersama Warga di Pendopo desa pondokdalem

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Festival Budaya Inklusi Probolinggo Jadi Panggung Difabel Unjuk Karya dan Perkuat Kemandirian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Harlah ke-12 SDIT Tahfidz Bintangku, Wali Kota Probolinggo Tekankan Sinergi Sekolah dan Orang Tua Bentuk Generasi Qur’ani

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Jalan Sehat dan Gebyar Senam Serayu Ceria Meriahkan HUT ke-81 RI di Jrebeng Kulon

Berita Terbaru