BREBES,GarudaXpose.com//– Brebes Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran pembangunan, tetapi menjelma menjadi panggung besar bagi anak-anak Brebes untuk unjuk bakat dan kreativitas. Hal itu terlihat di stand bertema Gerbang Generasi Emas Brebes milik Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes di Kompleks Sport Center Brebes yang berlangsung 14 sampai 20 Agustus 2026.
Brebes Expo Jadi Panggung Kreativitas Anak
Kehadiran stand Gerbang Generasi Emas Brebes menjadi magnet tersendiri di tengah kemeriahan Brebes Expo 2026. Jika stand lain menampilkan produk dan pembangunan fisik, Dindikpora justru menampilkan investasi paling berharga: manusia dan masa depannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di stand ini, anak-anak Brebes dari berbagai pelosok diberi panggung yang sama untuk menunjukkan siapa mereka dan apa yang mereka bisa.
Wadah Belajar dan Bangun Keberanian
Stand Dindikpora tidak sekadar ruang pameran. Lebih dari itu, stand tersebut dirancang sebagai wadah pembelajaran, ruang berekspresi, sekaligus arena untuk membangun keberanian anak tampil di hadapan publik.
Konsep ini sengaja diusung agar anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama.
Potensi peserta didik dari berbagai jenjang dihadirkan secara lengkap, mulai dari Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Semua berbaur dalam satu gerbang besar bernama Generasi Emas.
Panggung Seni Hidup dan Edukasi Interaktif
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dindikpora Kabupaten Brebes, Herkusnadi SPd menegaskan, Brebes Expo adalah momentum penting bagi anak untuk mengenali potensi dirinya sendiri.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin semua potensi, kemampuan, dan keahlian yang dimiliki anak-anak dapat ditampilkan dengan baik. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri,” ujar Herkusnadi di stand Dindikpora, Sabtu (15/8/2026).
Panggung Dindikpora pun hidup dengan beragam penampilan seni. Secara bergantian, peserta didik sesuai jenjangnya menampilkan tari, nyanyi tunggal, nyanyi kelompok, hingga berbagai pentas seni lainnya. Tepuk tangan pengunjung menjadi energi tambahan bagi anak-anak yang tampil.
Tak hanya seni, pengunjung juga disuguhi kegiatan edukatif dan interaktif yang sarat makna. Ada lomba mewarnai bagi peserta didik KB dan TK, Podcast Bahasa Brebesan, permainan edukatif, kelas coding, perpustakaan digital, serta zona konseling dan parenting. Semua dirancang untuk mendekatkan pendidikan kepada masyarakat dengan cara yang menyenangkan.
Ruang Interaksi Anak, Orang Tua, dan Masyarakat
Rangkaian kegiatan tersebut menjadikan stand Dindikpora bukan hanya tempat melihat karya dan penampilan anak, melainkan menjadi ruang interaksi yang hidup antara peserta didik, orang tua, pendidik, dan masyarakat.
Di sinilah terlihat jembatan antara sekolah dan rumah. Orang tua menyaksikan langsung perkembangan anak, guru mendampingi dengan bangga, dan masyarakat memberi apresiasi. Interaksi inilah yang membuat Gerbang Generasi Emas berbeda.
Pendidikan Bermakna Lebih dari Sekadar Akademik
Menurut Herkusnadi, pendidikan hari ini memiliki makna yang jauh lebih luas dari sekadar capaian akademik. Kreativitas, seni, teknologi, literasi, karakter, serta kemampuan berkomunikasi adalah fondasi utama dalam menyiapkan generasi masa depan.
“Harapannya, melalui Brebes Expo ini masyarakat dapat melihat secara langsung potensi yang dimiliki anak-anak Brebes. Mereka adalah generasi yang harus kita beri ruang untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Pesan ini menjadi pengingat, bahwa menyiapkan Generasi Emas 2045 harus dimulai dari memberi panggung hari ini.
Apresiasi Orang Tua: Latih Mental dan Bakat Anak
Apresiasi datang dari wali murid. Riyasih (35), orang tua murid TK Setda Brebes, menilai kegiatan ini memberi ruang positif yang sangat dibutuhkan anak di era gawai saat ini.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena anak-anak dapat menyalurkan bakatnya sekaligus melatih mentalnya,” ujar Riyasih.
Ia pun berharap panggung seperti ini tidak berhenti di Brebes Expo saja, melainkan menjadi agenda rutin.
“Saya berharap kegiatan seperti ini sering diadakan agar anak-anak dapat melatih kepercayaan dirinya serta bakatnya,” pungkasnya.
Momentum Generasi Emas Brebes yang Percaya Diri dan Berkarakter
Melalui Gerbang Generasi Emas Brebes, Dindikpora mengirim pesan kuat bahwa setiap anak Brebes memiliki potensi yang harus diberi ruang untuk tumbuh. Tidak ada anak yang tidak berbakat, yang ada hanya ruang yang belum dibuka.
Brebes Expo 2026 pun menjadi momentum pembuktian, bahwa kreativitas generasi muda Brebes adalah nyata, sekaligus menjadi penanda bahwa anak-anak Brebes mampu menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.***
(4905)











