BREBES,GarudaXpose.com//– Wajah baru Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu membawa angin segar bagi masyarakat Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari. Jalan sepanjang lebih dari dua kilometer yang kini telah dibangun dengan konstruksi beton dan dilapisi hotmix tersebut diharapkan memperlancar mobilitas sekaligus membuka peluang ekonomi warga.
Jalan yang telah lama dinantikan itu diresmikan langsung oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Jumat (14/8/2026) sore. Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Brebes Ahmad Saeful Ansori atau Asep, Wakil Bupati Wurja, serta Plt Camat Wanasari Eko Purwanto yang mendampingi Bupati saat meninjau lokasi.
Kehadiran infrastruktur baru itu disambut antusias warga setempat. Pasalnya, selain menjadi akses utama bagi aktivitas sehari-hari masyarakat Jagalempeni, jalan tersebut juga memiliki fungsi strategis sebagai jalur alternatif menuju wilayah Jatibarang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah pengerjaannya sangat bagus, cornya kuat dan rapi. Mudah-mudahan jalan ini bermanfaat besar bagi warga,” ujar Bupati Paramitha saat ditemui awak media di lokasi peresmian.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya bertujuan memberikan kenyamanan dalam mobilitas, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan dapat memudahkan warga dalam menjalankan aktivitas, termasuk distribusi hasil pertanian dan kegiatan usaha.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia mengingatkan agar kendaraan dengan muatan berat tidak melintas sembarangan sehingga kondisi jalan tetap terjaga keawetannya.
“Mari kita jaga bersama. Jangan biarkan kendaraan bermuatan berat melintas sembarangan di jalan ini agar tetap awet dan pemerintah tidak perlu terus-menerus memperbaikinya. Semoga perbaikan ini ikut meningkatkan perekonomian warga Jagalempeni dan sekitarnya,” pesannya.
Terkait pembangunan infrastruktur lainnya di Kabupaten Brebes, Bupati Paramitha menjelaskan bahwa terdapat sejumlah proyek yang mengalami keterlambatan akibat adanya regulasi baru dan dinamika harga BBM yang turut memengaruhi proses tender.
“Ada regulasi baru serta kenaikan harga BBM yang sempat terjadi, sehingga mempengaruhi proses tender yang baru bisa berjalan mulai awal hingga akhir Agustus 2026,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkab Brebes, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan. Sebanyak 235 ruas jalan akan ditenderkan, sementara 205 paket proyek siap ditayangkan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum. Karena utamanya berupa pengecoran jalan, prosesnya relatif lebih cepat dibanding pembangunan konstruksi lainnya. Kami berjanji akan mengejar target agar semua selesai tepat waktu. Mohon kesabaran masyarakat menunggu,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jagalempeni Ahmad Tajudin mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya belum layak kini telah berubah total dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Kehadiran Bupati beserta rombongan memberikan dampak sangat positif bagi kami. Jalan yang dulunya belum layak kini sudah bagus dan menjadi jalur alternatif bagi warga,” ungkapnya.
Ia pun berharap pembangunan infrastruktur dapat terus dilanjutkan ke wilayah lain sehingga konektivitas antardesa semakin baik. Dengan akses yang semakin mudah, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak peluang untuk mengembangkan aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan.
Peresmian Jalan Poros Jagalempeni–Tegalgandu menjadi bagian dari upaya Pemkab Brebes menghadirkan infrastruktur yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Jalan yang lebih baik diharapkan bukan hanya memperlancar perjalanan, tetapi juga menjadi penghubung bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Jagalempeni dan sekitarnya.***
(4905)











