“Terdampak Penutupan Pabrik, Karyawan PT SLI di Balaraja Mengadu ke Camat: ” Kami Punya Keluarga “

- Penulis

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Ratusan warga Desa Sentul yang tergabung dalam aliansi Wamasgub (Warga Masyarakat Desa Sentul Guyub) menggelar aksi damai di halaman Kantor Kecamatan Balaraja, Rabu (5/11/2025).

Aksi tersebut menuntut Bupati Tangerang agar mencabut surat pemberhentian sementara kegiatan produksi PT Sukses Logam Indonesia (SLI).

Audiensi berlangsung kondusif dan dihadiri perwakilan warga, karyawan PT SLI, serta jajaran Forkopimcam Balaraja. Turut hadir Kasatpol PP Kecamatan Balaraja, Intel Polresta Tangerang, Babinsa, Binamas, dan perangkat Desa Sentul.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah karyawan menyampaikan keluhannya akibat penghentian aktivitas pabrik yang berdampak langsung terhadap penghasilan mereka.

Ade Makmun, salah satu karyawan PT SLI, dengan suara bergetar mengatakan, “Kami di situ benar-benar mencari nafkah buat anak istri. Satu hari saja bagi kami sangat berarti. Kami mohon, pabrik segera diizinkan beroperasi lagi.”

Hal senada disampaikan Abdul Hamid, perwakilan karyawan lainnya. Ia berharap pemerintah mempertimbangkan nasib para pekerja yang bergantung pada aktivitas produksi pabrik tersebut.
“Kita punya keluarga, Pak Camat. Kami hanya ingin bekerja lagi seperti biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Riki warga yang tinggal di belakang area pabrik, mengaku bahwa permasalahan debu memang pernah terjadi sekitar 2019, namun kini sudah jauh membaik.
“Sekarang tidak separah dulu, aktivitas pabrik juga lebih tertib,” ujarnya.

Menanggapi keluhan warga dan karyawan, Camat Balaraja Willy Patria, S.E., M.Si., didampingi Sekcam Andi Sulaeman, S.STP., menjelaskan bahwa penghentian sementara operasional PT SLI merupakan langkah Pemkab Tangerang menyusul adanya laporan warga yang sempat viral secara nasional.

Namun, ia menegaskan bahwa izin operasional PT SLI berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Bupati sudah menyurati KLHK untuk menelaah kembali masalah ini. Dengan kehadiran rekan-rekan hari ini, kami akan segera melaporkan ke Pak Bupati agar proses monitoring dari kementerian bisa dipercepat,” tegas Willy.

“Kalau nanti hasilnya sudah jelas dan tidak ada pelanggaran, tentu akan diperbolehkan berproduksi kembali,” tambahnya.

Camat juga meminta warga untuk bersabar dan menegaskan bahwa Pemkab Tangerang mendukung setiap investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, selama sesuai aturan lingkungan dan izin yang berlaku.

Aksi damai di Kantor Kecamatan Balaraja tersebut berjalan tertib dan menjadi bentuk aspirasi warga yang ingin mempertahankan mata pencaharian mereka.
Forkopimcam Balaraja menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga ada kejelasan resmi dari KLHK.

(Spi)

Satu tanggapan untuk ““Terdampak Penutupan Pabrik, Karyawan PT SLI di Balaraja Mengadu ke Camat: ” Kami Punya Keluarga “”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber
Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah
Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung
Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas
Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster
Lahan SAE Paswangi Kembali Memasuki Masa Panen Padi, Proyeksi Hasil Capai 2,4 Ton Gabah
BNNK Banyuwangi dan Kwarcab Banyuwangi Teken PKS Penguatan Saka Pramuka Anti Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:24 WIB

Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:20 WIB

Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:13 WIB

Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas

Berita Terbaru