Pantau Masa Tanam hingga Panen, Polisi dan Petani Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan di Jrebeng Lor

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Peran kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui koordinasi di tingkat pemerintahan, tetapi juga diwujudkan dengan turun langsung ke lapangan. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Lor yang menyambangi area pertanian jagung di wilayah Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan masyarakat. Di tengah tantangan yang dihadapi petani, kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan dukungan sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jrebeng Lor, Briptu Fadhilah K, mendatangi lahan pertanian jagung yang dikelola Kelompok Tani Pakis Jaya di kawasan Jalan Sunan Drajat. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus berinteraksi langsung dengan para petani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hamparan jagung yang tumbuh di atas lahan seluas kurang lebih 3.500 meter persegi terlihat berkembang dengan baik. Tanaman yang dibudidayakan merupakan varietas Juara dan menjadi salah satu komoditas unggulan yang diharapkan mampu memberikan hasil maksimal pada musim panen mendatang.

Dari hasil pemantauan, tanaman jagung yang ditanam sejak awal Juni 2026 menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Perawatan yang dilakukan secara rutin oleh petani menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pertumbuhan tanaman hingga memasuki masa produksi.

Petugas juga menaruh perhatian pada berbagai aspek yang dapat memengaruhi keberhasilan panen, mulai dari kondisi lahan, pola perawatan, hingga potensi kendala yang mungkin dihadapi petani selama masa tanam berlangsung.

Melalui dialog yang berlangsung di area pertanian, para petani menyampaikan perkembangan tanaman serta kondisi yang mereka hadapi selama proses budidaya. Pertemuan tersebut menjadi sarana bertukar informasi sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian.

Pendekatan yang dilakukan tidak sebatas pada aspek pertanian. Dalam kesempatan itu, petugas turut mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian, dapat berjalan tanpa hambatan.

Menurut petugas, lingkungan yang aman akan memberikan rasa nyaman bagi petani dalam mengelola lahan. Oleh sebab itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dinilai sangat penting.

Selain menyampaikan pesan keamanan, Briptu Fadhilah K juga memberikan semangat kepada para petani agar terus menjaga kualitas pengelolaan lahan. Produktivitas pertanian yang meningkat diharapkan dapat berkontribusi terhadap ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas petani menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah yang berorientasi pada penguatan sektor pangan. Pendampingan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk aparat keamanan.

Di sisi lain, kegiatan sambang yang dilakukan secara berkala juga menjadi media untuk mendeteksi lebih dini berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin baik, penyelesaian masalah dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, lahan pertanian tersebut diproyeksikan memasuki masa panen pada September mendatang. Hasil produksi diperkirakan mencapai sekitar tiga hingga tiga setengah ton jagung dalam satu kali musim tanam.

Angka tersebut menjadi harapan bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian di wilayah Kedopok. Produksi yang optimal tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi petani, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana di lokasi terpantau aman dan kondusif. Sinergi yang terbangun antara kepolisian dan masyarakat pun menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang tertib sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Kota Probolinggo. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Sumberasih Intensifkan Pendampingan Petani Jagung Laweyan
Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam
Kawal Produktivitas Pangan dari Tingkat Kelurahan, Polisi Pantau Budidaya Jagung di Kanigaran
Patroli Malam, Polsek Lumajang Kota Sisir Sejumlah Titik Rawan Kriminalitas
Polres Lumajang Periksa Kesehatan Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru Secara Door to Door
Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape
Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari, Kapolres Lumajang Berangkatkan 100 Paket Sembako dan Puluhan Personel Polri
Ngobrol Santai Satlantas Polres Brebes Bersama Ojol dan Wartawan: Pelanggaran Operasi Patuh Candi 2026 Turun 55 Persen

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 03:04 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Sumberasih Intensifkan Pendampingan Petani Jagung Laweyan

Kamis, 5 November 2026 - 08:40 WIB

Kawal Produktivitas Pangan dari Tingkat Kelurahan, Polisi Pantau Budidaya Jagung di Kanigaran

Kamis, 5 November 2026 - 03:36 WIB

Patroli Malam, Polsek Lumajang Kota Sisir Sejumlah Titik Rawan Kriminalitas

Rabu, 4 November 2026 - 13:45 WIB

Polres Lumajang Periksa Kesehatan Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru Secara Door to Door

Rabu, 4 November 2026 - 13:29 WIB

Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape

Berita Terbaru