Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com|BANYUWANGI – Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, di Jepang pada September mendatang. Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Tim Indonesia Cycling ini dilakukan di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi.

Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu pun hadir langsung ke Banyuwangi untuk memotivasi serta memastikan kesiapan fisik dan mental para atlet balap sepeda Merah Putih.

Saat hadir di Banyuwangi pada Kamis (30/7/2026), Todo didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) Jadi Rajagukguk, Tim Analis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Tim Analis dari Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta Pemkab Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi. Ini sudah sangat proper sekali. Treknya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games,” kata Todo.

Selain itu, Todo menambahkan, keberadaan trex BMX di Banyuwangi jadi investasi jangka panjang dalam membina bibit-bibit unggul BMX Tanah Air, termasuk menyongsong gelaran SEA Games 2027 mendatang.

“Saya tadi ngobrol sama Pak Sekjen (ICF), latihan di sini bukan hanya untuk Asian Games saja, tetapi mempersiapkan bibit atlet BMX kita ke depan, dan juga bagian dari persiapan menuju SEA Games tahun depan,” ungkap Todo.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk menambahkan, Kemenpora menargetkan empat medali emas untuk tim cycling Indonesia. Satu emas di antaranya pada cabang sepeda nomor BMX.

“Namun, target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu emas. Maka, mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim cycling Indonesia memberikan yang terbaik di Asian Games,” kata Jadi.

Untuk merealisasikan misi tersebut, ICF memusatkan tujuh Timnas BMX terbaiknya di Banyuwangi untuk berlatih ekstra. Sirkuit BMX Banyuwangi memiliki lintasan panjang track 465 meter, serta obstacle 4 high jump. Sirkuit ini juga dilengkapi dua start gate ketinggian 5 dan 8 meter, serta 7 line dan telah berstandar olimpiade.

Secara keseluruhan, kata Jadi, kontingen balap sepeda Indonesia berencana mengirim 21 atlet sepeda dan tujuh pelatih ke ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sebagai bagian dari strategi mematangkan taktik dan mental bertanding, para penggawa BMX Indonesia juga terus digembleng lewat serangkaian uji coba (try out) internasional di luar negeri, mulai dari Australia, Jepang, hingga Malaysia.

“Kita harapkan dengan mengikuti try out single event di luar negeri ini bisa memberikan pengalaman, jam terbang mereka yang sudah biasa mengikuti kompetisi bersama atlet-atlet di tingkat Asia,” tambahnya.

Di arena latihan, dua srikandi BMX Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi dan sang peraih emas Asian Games sebelumnya, Amellya Nur Sifa, menegaskan kesiapannya untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi.

Kendati harus menjalani porsi latihan intensif hingga enam hari dalam seminggu, rasa lelah tak melunturkan fokus mereka. Jasmine mengungkapkan kondisi tim saat ini berada dalam motivasi tinggi, sementara Sifa menegaskan ambisinya untuk mempertahankan takhta juara.

“Persiapan sejauh ini sudah cukup matang, tinggal menjaga konsistensi performa. Target pribadi saya tentu ingin mempertahankan medali emas dan memberikan hasil luar biasa untuk Indonesia,” tegas Sifa penuh percaya diri. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
MAHERA CUP II 2026 MELEDAK! SETELAH 11 TAHUN MATI SURI, SLATRI PESTA BOLA, BINTANG FAJAR BANTAI SAMURAI 5-0
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 16:50 WIB

MAHERA CUP II 2026 MELEDAK! SETELAH 11 TAHUN MATI SURI, SLATRI PESTA BOLA, BINTANG FAJAR BANTAI SAMURAI 5-0

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 05:11 WIB

Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Berita Terbaru