Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Wali Kota Probolinggo Aminuddin memanfaatkan akhir pekan dengan cara berbeda. Bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Probolinggo, ia mengayuh sepeda sejauh hampir 25 kilometer sambil meninjau sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi pengembangan wisata dan olahraga, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan gowes yang diikuti sekitar 30 peserta tersebut dimulai dari Rumah Jabatan Wali Kota pada pukul 06.00 WIB. Rombongan yang terdiri dari sekretaris daerah, staf ahli, asisten, serta kepala perangkat daerah itu kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah utara, tengah, hingga selatan kota.
Perjalanan tidak sekadar menjadi agenda olahraga bersama. Di sela-sela gowes, Wali Kota Aminuddin juga melakukan pemantauan lapangan terhadap kondisi infrastruktur dan kawasan yang berpotensi dikembangkan sebagai ruang publik baru bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah jalur hutan mangrove yang menghubungkan kawasan Pilang, Gayam hingga tembus ke Jalan Anggrek. Menurut Aminuddin, kawasan tersebut memiliki prospek untuk dikembangkan menjadi lintasan sepeda dan jogging track yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kawasan mangrove yang tadi kami lintasi memiliki potensi cukup besar. Selain mendukung aktivitas olahraga, jalur ini juga bisa menjadi daya tarik wisata baru jika ditata dengan baik,” ujarnya usai kegiatan.
Pemkot, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan Perhutani untuk membahas kemungkinan penataan kawasan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Selain sebagai sarana rekreasi dan olahraga, jalur mangrove tersebut juga dipertimbangkan sebagai lokasi kegiatan napak tilas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
“Jika memungkinkan, rute ini bisa digunakan untuk kegiatan napak tilas sekitar 17 kilometer saat peringatan kemerdekaan nanti,” katanya.
Selama perjalanan, rombongan melintasi berbagai kawasan mulai dari pusat kota, permukiman warga, hingga area pesisir. Rute yang ditempuh memberikan gambaran langsung mengenai kondisi lingkungan perkotaan sekaligus berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung kualitas hidup masyarakat.
Meski menempuh jarak yang cukup panjang, Aminuddin mengaku tetap menikmati seluruh perjalanan. Ia menilai bersepeda menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga kesehatan sekaligus melihat langsung kondisi kota dari dekat.
Kegiatan ditutup dengan sarapan bersama setelah seluruh peserta berhasil menyelesaikan rute yang membentang hampir setengah wilayah Kota Probolinggo tersebut. Selain mempererat kebersamaan antarpejabat daerah, gowes pagi itu juga menjadi sarana evaluasi lapangan yang dikemas dalam suasana santai dan sehat.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo












