Keterangan Photo: Rapat Pemantapan 9 PAC Jelang Muscab IV DPD Jateng (Kamis,16 Juli 2026)
BREBES,GarudaXpose.com//- Dinamika politik menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) IV DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes semakin menghangat. Sebanyak 9 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Brebes menggelar Rapat Pemantapan bersama pada Kamis, 16 Juli 2026, di salah satu kediaman Bakal Calon DPC Demokrat.
Rapat tersebut menjadi ajang konsolidasi untuk menyatukan visi dan dukungan politik menjelang Muscab IV yang dalam waktu dekat akan digelar di DPD Partai Demokrat Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Jatibarang, Edi Krismanto, yang menjadi salah satu inisiator pertemuan menegaskan bahwa 9 PAC yang hadir telah sepakat bulat mendukung sosok Asrofi sebagai calon Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes periode mendatang.
“Dari 9 PAC yang hadir di sini, semuanya mendukung Pak Asrofi. Jadi rapat ini merupakan rapat pemantapan menjelang acara Muscab IV yang sebentar lagi akan digelar di DPD. Insya Allah semuanya mendukung Pak Asrofi karena kami butuh perubahan,” tegas Edi Krismanto saat ditemui usai rapat.
Menurut Edi, dukungan tersebut lahir dari kerinduan kader di tingkat bawah akan kebangkitan Partai Demokrat di Brebes. Ia menilai partai yang berlambang Mercy ini perlu energi baru untuk kembali mendapatkan simpati masyarakat.
“Partai Demokrat yang selama ini tidur, sekarang berusaha untuk bangkit biar mendapatkan simpati masyarakat, dapat suara yang signifikan,” ujarnya.
Edi juga memaparkan alasan mengapa sosok Asrofi dinilai paling layak memimpin. Menurutnya, Asrofi bukan orang baru dalam dunia organisasi dan kepemimpinan.
“Pak Asrofi itu seorang tokoh, sosok organisator. Beliau itu sering memimpin organisasi-organisasi besar. Jadi sangat layak ketika Pak Asrofi memimpin DPC Partai Demokrat di Kabupaten Brebes. Insya Allah dengan Pak Asrofi masuk, Demokrat akan semakin berkembang dan semakin mendapat simpati dari masyarakat,” jelasnya.
Dari total 17 PAC yang ada di Kabupaten Brebes, baru 9 yang secara terbuka menyatakan sikap. Edi menyebut hal tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi internal yang harus dihormati. Ia optimis dukungan akan terus mengalir.
“Tapi ini demokrasi, karena kita bebas untuk bisa memilih siapa sosok pimpinan yang akan kita usulkan. Apapun yang namanya penilaian masing-masing orang beda pilihan. Jadi saya menghormati teman-teman PAC yang beda pilihan. Gak apa-apa, yang penting nanti ketika Pak Asrofi jadi, mereka tahu, sadar bahwa Pak Asrofi lah yang layak untuk memimpin Partai Demokrat ke depan,” tambahnya.
Senada dengan Edi, Bambang dari PAC Kecamatan Paguyangan juga menyuarakan semangat perubahan. Ia berharap di bawah kepemimpinan Asrofi, kejayaan Partai Demokrat seperti pada era 2009 bisa kembali terulang, khususnya di Brebes dan Jawa Tengah.
“Kenapa harus berubah? Karena ingin Demokrat di Brebes khususnya, seluruh Jawa Tengah bangkit seperti semula kembali pada era 2009,” ujar Bambang.
Bambang menambahkan, pihaknya menaruh harapan besar pada visi dan janji Asrofi yang berkomitmen membangkitkan struktur partai dari tingkat paling bawah.
“Kami berharap dengan visi-visinya Pak Asrofi, bahkan beliau berjanji akan membangkitkan Demokrat melalui anak ranting dan ranting sesuai arahan AD/ART,” pungkasnya.***
(4905)









