Atasi Kemacetan, Pemprov Jabar Lebarkan Jalan Raya Singaparna

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Tasik – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V (UPTD PJ2WP V) resmi memulai proyek strategis urusan infrastruktur jalan di Kabupaten Tasikmalaya. Langkah ini diambil guna mengurai titik kemacetan parah yang kerap terjadi di pusat ekonomi daerah tersebut.

Proyek yang bertajuk Pekerjaan Pelebaran Jalan Ruas Jalan Raya Singaparna (Jl. Pasar Singaparna) ini menelan anggaran kedinasan sebesar Rp11.206.337.778,00. Berdasarkan hasil proses lelang, proyek infrastruktur vital ini dipercayakan kepada CV. Multi Daya selaku kontraktor pelaksana.

Kawasan Pasar Singaparna selama ini dikenal sebagai salah satu titik bottleneck (penyempitan jalur) utama di jalur penghubung Tasikmalaya menuju Garut dan Bandung. Volume kendaraan yang tinggi, bercampur dengan aktivitas pasar dan parkir, membuat kawasan ini membutuhkan penanganan geometrik jalan yang mendesak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengakuan dari salah satu pihak UPTD PJ2WP V Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa pelebaran ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jalan secara signifikan.

“Ruas Jalan Raya Singaparna ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat. Dengan alokasi anggaran lebih dari 11 miliar rupiah ini, kami berkomitmen menyajikan kualitas jalan yang lebih mantap, aman, dan memangkas waktu tempuh pengendara,” ujarnya.

Pihak kontraktor, CV. Multi Daya, bersama dengan dinas terkait dan jajaran Satlantas setempat berkoordinasi untuk melakukan manajemen rekayasa lalu lintas selama pengerjaan fisik berlangsung.

Masyarakat dan para pengguna jalan yang biasa melintasi area pasar Singaparna diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu proyek, serta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama masa konstruksi demi terwujudnya infrastruktur Jawa Barat yang lebih baik.

(Iyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua SBNI Jabar Dorong Pengelolaan Pertambangan Batuan dan Pasir melalui BUMD
Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan
Ketua DPRD Kabupaten Bandung: Setiap Anak Berhak Bertumbuh
APAK Jawa Barat Soroti Revitalisasi Pasar Tradisional Bandung, Desak KPK Turun Tangan
Jaga Kenyamanan Jalur Wisata Selatan, UPTD Wilayah V Gencar Bersihkan RSB di Ruas Karangnunggal – Cipatujah
Tingkatkan Keamanan Berkendara, UPTD Wilayah V Lakukan Pembersihan Rutin Ruang Samping Jalan di Jl. Letjen Mashudi
Kecewa Sekdis Mangkir, LSM KOREK Nilai Sikap PPHD Satpol PP Kota Bandung Arogan Saat Audiensi
Paguyuban Cepot Motah Indonesia Berkomitmen dan Konsisten Menolak Peredaran Obat Golongan G (Tramadol) di Kota Bandung

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Ketua SBNI Jabar Dorong Pengelolaan Pertambangan Batuan dan Pasir melalui BUMD

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:14 WIB

Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:17 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Bandung: Setiap Anak Berhak Bertumbuh

Senin, 20 Juli 2026 - 12:45 WIB

APAK Jawa Barat Soroti Revitalisasi Pasar Tradisional Bandung, Desak KPK Turun Tangan

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:36 WIB

Atasi Kemacetan, Pemprov Jabar Lebarkan Jalan Raya Singaparna

Berita Terbaru