Garudaxpose.com | Probolinggo – Upaya mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota, melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah Kecamatan Sumberasih. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri bersama masyarakat dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.
Pendampingan dilaksanakan pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Personel Unit Binmas, Aiptu Andi Han, mengunjungi area pertanian jagung milik H. Firdaus yang berada di Dusun Krajan, Desa Lemah Kembar, Kabupaten Probolinggo.
Di lokasi tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap kondisi tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan seluas sekitar 15,5 hektare. Areal pertanian itu dikelola oleh Kelompok Tani yang dipimpin P. Tubi dan menjadi salah satu lokasi binaan dalam program pendampingan ketahanan pangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain memantau pertumbuhan tanaman, petugas juga berdiskusi dengan petani mengenai proses budidaya, mulai dari perawatan hingga berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi hasil panen. Dialog tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar tetap menjaga kualitas tanaman.
Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, S.H., menjelaskan bahwa keterlibatan anggota Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, kehadiran personel di tengah aktivitas pertanian bukan hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dengan para petani sehingga berbagai persoalan dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama pihak terkait.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam sejak 21 Mei 2026 menunjukkan pertumbuhan yang baik. Jika kondisi tetap stabil, masa panen diperkirakan berlangsung pada 17 Agustus 2026 sesuai target yang telah ditentukan.
AKP Sugeng menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan kendala berarti yang dapat mengganggu proses budidaya. Kondisi tanaman dinilai cukup sehat dan terus dipantau agar hasil panen nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Ia menegaskan Polri akan terus membangun kolaborasi dengan kelompok tani melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat desa.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. Situasi keamanan di Desa Lemah Kembar selama pelaksanaan monitoring juga terpantau kondusif sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan sebagaimana mestinya. (Septyan)












