Wapres Kunjungi TPI Muncar, Dengarkan Aspirasi Nelayan

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI-Dialog dengan Nelayan Muncar, Wapres Dorong Penguatan Tata Kelola dan Produktivitas Sektor Perikanan

Usai meninjau revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan agenda kerjanya dengan meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar serta berdialog langsung dengan para nelayan dan pelaku usaha perikanan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Jumat (10/07/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan ini difokuskan untuk menyerap aspirasi para perwakilan nelayan, pelaku usaha mikro, dan pengepul ikan sebagai dasar perumusan kebijakan guna memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas, distribusi, dan kesejahteraan nelayan, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor perikanan di Jawa Timur sebagai bagian dari agenda ketahanan pangan nasional.

“Pak Presiden punya prioritas terkait ketahanan pangan. Di daerah ini [Jatim], sektor pertanian sudah berjalan baik dan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Karena itu, sektor perikanan yang masih memiliki beberapa pekerjaan akan segera menjadi perhatian untuk diselesaikan,” tegas Wapres.

Wapres mencatat dan berbagai aspirasi serta persoalan yang disampaikan nelayan, dan memastikan hal tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Sebenarnya hari ini saya nggak ada jadwal ke sini [TPI], tapi karena saya dengar di sini banyak keluhan, saya mampir sebentar ke sini,” jelasnya.

“Catatan-catatannya, keluhan-keluhannya nanti segera kami tindaklanjuti,” pungkas Wapres.

Sebelumnya, Umar, salah seorang nelayan Muncar, menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi nelayan setempat, antara lain kebutuhan perbaikan infrastruktur, keterbatasan akses permodalan, tata kelola pelabuhan, serta regulasi dan perizinan yang dinilai masih kompleks.

“Sebagian besar jalan dalam kondisi rusak, sehingga ketika bentor mengangkut hasil ikan ke perusahaan, banyak kendaraan yang rusak,” tuturnya.

Ia juga menyoroti perlunya kemudahan regulasi bagi nelayan tradisional.

“Kami menghadapi perizinan yang sangat banyak, sekitar 13 items, yang sulit kami urus, sehingga kami memohon kepada Bapak Wapres agar diberikan kebijakan khusus atau penyederhanaan perizinan bagi nelayan tradisional di Muncar,” ungkapnya.

Menanggapi masukan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait tata kelola perizinan nelayan. Menurutnya, perizinan saat ini masih memerlukan waktu yang cukup panjang, sehingga diperlukan penguatan sistem dan dukungan lintas pihak untuk mempercepat serta mengoptimalkan pelayanan kepada para nelayan.

Selain Gubernur Jatim, hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan dan dialog tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Suwardi.

Banyuwangi, 10 Juli 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Tangerang Bongkar Tiga Lokasi Produksi Narkotika Sintetis
GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung
Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati
Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan
Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar
Debu Tambang Galian C Ganggu Pengguna Jalan di Tegalsangot Sempu, Warga Minta Pemeriksaan Izin dan Pengawasan
Ibu Putri Koster Dorong Penguatan Kompetensi Kader Posyandu, Dukung Enam Bidang SPM
Peringatan Sumpah Pemuda ke -98, Dengan Semangat Kecamatan Sukapura Gelar Upacara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Polresta Tangerang Bongkar Tiga Lokasi Produksi Narkotika Sintetis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:38 WIB

GERAKAN ADVOKASI KEADILAN: DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia Tuntut Kejelasan dan Pertanggungjawaban Proses Lelang Aset di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Bupati Kembang Pimpin Apel, Tekankan Karakter Patriotik dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Musda XI Golkar Tapteng Digelar, Andar Amin Harahap Tekankan Persatuan dan Target Kemenangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Panitia Siapkan 4.000 Jamaah, Haul Akbar Kunir Kidul Lumajang Undang Resmi Bupati Bunda Indah dan KH Marzuki Mustamar

Berita Terbaru