Pemkab genjot produktivitas bandeng dan udang, Bupati pastikan distribusi tepat sasaran
BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes mengambil langkah strategis untuk menggenjot sektor perikanan budidaya di wilayah pesisir Pantura. Langkah nyata tersebut ditandai dengan diluncurkannya penyaluran pupuk bersubsidi khusus sektor tambak secara resmi.
Acara Sosialisasi dan Launching penyaluran pupuk ini digelar di Kecamatan Bulakamba. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Brebes, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, jajaran OPD terkait, serta Manajer Wilayah Jateng 2 PT Pupuk Indonesia (Persero).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabupaten Brebes sendiri mencatat potensi perikanan budidaya yang sangat masif. Total luas tambah tanam untuk sektor tambak air payau di Brebes mencapai 9.923 hektare. Lahan tambak yang membentang luas di sepanjang pesisir utara ini menjadi tumpuan hidup utama bagi ribuan masyarakat pembudidaya, dengan komoditas unggulan bandeng dan udang.
Selama ini, keberhasilan produksi perikanan di tambak sangat bergantung pada pengelolaan kualitas air dan tingkat kesuburan lahan. Di sinilah peran pupuk menjadi komponen input produksi yang sangat vital, karena berfungsi untuk menumbuhkan pakan alami di dalam tambak.
Kebijakan pengalokasian pupuk bersubsidi tahun ini pun hadir sebagai solusi nyata atas aspirasi dan keluhan yang kerap dirasakan para pembudidaya di lapangan terkait ketersediaan sarana produksi.
Untuk tahun ini, kuota pupuk subsidi yang dialokasikan khusus bagi sektor tambak di Brebes adalah sebanyak 1.500 ton. Alokasi tersebut terdiri dari jenis Urea dan SP-36.
Melalui momentum peluncuran ini, Bupati Brebes berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan pengawasan distribusi dari hulu hingga ke tangan pembudidaya.
Saat memimpin launching Penebusan Pupuk Subsidi di gerai BUMDes Moncer Bae, Desa Grinting, Bupati menegaskan bahwa penyaluran harus berjalan tertib dan transparan.
“Kami berkomitmen memastikan penyaluran pupuk bersubsidi ini agar benar-benar tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu bagi para pembudidaya ikan penerima manfaat yang telah terdaftar,” ucap beliau.
Pemkab Brebes juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Pupuk Indonesia (Persero) Wilayah Jateng 2 atas sinergi yang terjalin dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran pasokan pupuk subsidi di tingkat kios.
Apresiasi yang sama turut disampaikan kepada para penyuluh perikanan wilayah Pantura Brebes, yang terus aktif mendampingi para pembudidaya mulai dari tahap pendaftaran penerima manfaat, proses penebusan, hingga pemanfaatan pupuk secara tepat di lapangan.
Dengan adanya dukungan sarana produksi ini, Pemerintah Kabupaten Brebes menargetkan adanya peningkatan produktivitas yang signifikan di sektor tambak payau. Peningkatan hasil panen bandeng dan udang ini diharapkan dapat berimbas langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Dengan dukungan pupuk subsidi sebesar 1.500 ton untuk optimalisasi lahan payau seluas 9.923 hektare tersebut, produktivitas komoditas unggulan petambak Brebes diharapkan dapat meningkat secara signifikan demi kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir dan mendorong ketahanan pangan Kabupaten Brebes,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Brebes, Eko Supriyanto, pungkasnya.










