Dwi Nita Lestari Bersama Tim 17 Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang PAW Kepala Desa Tamansari, Diusung Tokoh Masyarakat dan Mantan Legislator PPP

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |Tamansari, Licin – Proses Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, periode 2026–2027 diharapkan menjadi momentum demokrasi desa yang berlangsung aman, damai, dan penuh rasa persaudaraan. Dalam semangat tersebut, calon PAW Kepala Desa Tamansari, Dwi Nita Lestari, bersama Tim 17 Kemenangan, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas, kerukunan, dan persatuan selama tahapan pemilihan berlangsung.


Dwi Nita Lestari yang dikenal sebagai mantan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tamansari menyampaikan bahwa perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun demikian, persatuan dan kebersamaan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama demi kemajuan Desa Tamansari.


“PAW Kepala Desa bukan sekadar proses memilih pemimpin, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan warga. Kami mengajak seluruh masyarakat Tamansari untuk menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Dukungan terhadap Dwi Nita Lestari juga datang dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu tokoh yang disebut turut mengusung dan memberikan dukungan adalah Cung Lianto, mantan anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PPP yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat.


Menurut Tim 17 Kemenangan, dukungan tersebut diberikan karena Dwi Nita Lestari dinilai memiliki pengalaman dalam pemerintahan desa serta memahami kebutuhan masyarakat Tamansari.

Pengalamannya sebagai anggota BPD dianggap menjadi modal penting untuk membangun tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan warga.


Tim 17 juga menegaskan bahwa seluruh pendukung diminta untuk mengedepankan etika politik yang santun dan tidak melakukan tindakan yang dapat memecah belah masyarakat. Kompetisi dalam PAW Kepala Desa harus dijalankan dengan semangat demokrasi yang sehat, menjunjung tinggi aturan yang berlaku, serta menghormati seluruh calon yang berpartisipasi.


“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga persatuan. Jangan sampai karena perbedaan pilihan kemudian menimbulkan konflik atau gesekan di tengah warga. Siapapun yang nantinya terpilih adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat Tamansari,” ungkap perwakilan Tim 17.


Dalam visi yang diusungnya, Dwi Nita Lestari berkomitmen untuk mendorong pemerintahan desa yang lebih terbuka, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen warga dalam membangun Desa Tamansari ke arah yang lebih maju.


Menjelang pelaksanaan PAW Kepala Desa Tamansari periode 2026–2027, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Demokrasi desa yang berjalan dengan aman, tertib, dan damai akan menjadi fondasi kuat bagi keberlangsungan pembangunan serta kemajuan Desa Tamansari di masa mendatang.


Dengan semangat persatuan, Dwi Nita Lestari bersama Tim 17 Kemenangan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan PAW Kepala Desa Tamansari sebagai pesta demokrasi yang bermartabat, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta menghasilkan pemimpin terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan Desa Tamansari.(kabiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.
Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Ratusan Inovasi dari OPD Hingga Kecamatan Dipaparkan
Genjot Daya Saing Daerah, Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Lintas Sektor: Dari SIPETARUNG Hingga JALA PUSAKA
Transformasi Digital Jadi Jurus Pemkab Brebes Percepat Pelayanan Publik, Puluhan Inovasi Dipamerkan di Bimtek Inovasi Daerah 2026
Bapperida Brebes Dorong Replikasi Inovasi, dari WARDOYO untuk Lansia hingga LAPANTARU dan 14 Inovasi Baru Lainnya
Bapperida Brebes Genjot Inovasi Daerah, Dari GKB Hingga WARDOYO untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
6 Calon Perempuan Ikuti Verifikasi Berkas BPD Desa Bangsalsari Jember

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:10 WIB

Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Puluhan Inovasi Strategis Bupati Brebes Jadi Penggerak Pembangunan.

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Daerah 2026, Ratusan Inovasi dari OPD Hingga Kecamatan Dipaparkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Genjot Daya Saing Daerah, Bapperida Brebes Gelar Bimtek Inovasi Lintas Sektor: Dari SIPETARUNG Hingga JALA PUSAKA

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:41 WIB

Bapperida Brebes Dorong Replikasi Inovasi, dari WARDOYO untuk Lansia hingga LAPANTARU dan 14 Inovasi Baru Lainnya

Berita Terbaru