Sentuh Hati Para Lansia, PAPESA dan TP PKK Jrebeng Wetan Gelar Aksi Sosial Penuh Makna di Panti Werdha Muhammadiyah

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Kepedulian terhadap para lanjut usia menjadi fokus kegiatan sosial yang digelar Perkumpulan Peduli Sampah (PAPESA) Kota Probolinggo bersama TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan di Panti Tresna Werdha Muhammadiyah Kota Probolinggo, Senin (1/6/2026).

Berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, kegiatan bertajuk Sambang Lansia tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan edukasi, hiburan, dan bantuan bagi para penghuni panti.

Rombongan PAPESA dan TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan tiba sejak pagi dan langsung berbaur dengan para lansia. Suasana akrab terlihat sejak awal kegiatan ketika para peserta menyempatkan diri menyapa serta berbincang dengan penghuni panti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dari kegiatan kunjungan sosial pada umumnya, Sambang Lansia kali ini diawali dengan edukasi tentang pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan yang disampaikan Ketua PAPESA Kota Probolinggo, Syaifuddin.

Melalui metode yang sederhana dan komunikatif, para lansia diajak memahami bagaimana kebiasaan kecil dalam mengelola sampah dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar.

Menurut Syaifuddin, edukasi lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Selama ini banyak yang menganggap edukasi lingkungan hanya ditujukan kepada anak-anak atau generasi muda. Padahal kesadaran lingkungan harus dimiliki oleh semua kalangan. Para lansia juga memiliki peran penting karena mereka adalah sumber pengalaman dan panutan di dalam keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa PAPESA selama ini tidak hanya bergerak dalam isu pengelolaan sampah, tetapi juga aktif membangun kesadaran sosial di tengah masyarakat.

“Kami percaya bahwa persoalan lingkungan dan persoalan sosial tidak bisa dipisahkan. Lingkungan yang sehat harus dibangun oleh masyarakat yang memiliki rasa peduli terhadap sesama. Karena itu kegiatan seperti ini menjadi bagian dari misi kami untuk menanamkan nilai kepedulian secara menyeluruh,” kata Syaifuddin.

Setelah sesi edukasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan ringan yang dipandu Ketua Pokja 1 TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan, Listijowati.

Sorak tawa dan senyum para lansia pecah ketika mengikuti permainan yang dirancang untuk menciptakan suasana ceria dan penuh kebersamaan.

Beberapa penghuni panti bahkan tampak aktif mengikuti setiap tantangan yang diberikan panitia. Kehangatan yang tercipta membuat kegiatan berlangsung semakin hidup.

Listijowati mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk menghadirkan kebahagiaan bagi para lansia melalui interaksi langsung yang penuh kekeluargaan.

“Kami ingin memberikan ruang bagi para lansia untuk bergembira bersama. Terkadang kebahagiaan itu hadir dari hal-hal sederhana, seperti diajak berbincang, bermain, dan merasakan suasana kebersamaan. Itu yang ingin kami hadirkan hari ini,” tuturnya.

Mewakili Ketua TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan Nelly Indrakirana, Listijowati menegaskan bahwa perhatian kepada lansia merupakan bagian dari nilai sosial yang harus terus dijaga.

“Lansia adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Mereka telah melewati perjalanan hidup yang panjang dan memberikan banyak kontribusi bagi keluarga maupun lingkungan. Kehormatan kepada lansia harus diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya dengan hadir dan menyapa mereka secara langsung,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, PAPESA dan TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan juga menyerahkan bingkisan kepada para penghuni panti sebagai bentuk kepedulian.

Bingkisan tersebut berasal dari dukungan bersama antara TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan dan PAPESA Kota Probolinggo.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan disambut penuh rasa syukur oleh para penghuni panti yang tampak terharu atas perhatian yang diberikan.

Syaifuddin menuturkan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kasih sayang kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

“Kami tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi agenda seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana para lansia merasakan kehadiran kami sebagai sahabat yang peduli. Bingkisan ini hanyalah simbol, sedangkan tujuan utama kami adalah berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan kemanusiaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk lebih aktif menjangkau kelompok rentan di masyarakat.

“Masih banyak ruang bagi kita untuk berbagi dan berbuat baik. Kepedulian tidak harus menunggu memiliki banyak hal. Ketika kita mampu meluangkan waktu, tenaga, dan perhatian untuk orang lain, itu sudah menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti,” tambahnya.

Sementara itu, Listijowati menilai sinergi antara komunitas dan organisasi kemasyarakatan menjadi modal penting dalam membangun solidaritas sosial di Kota Probolinggo.

“Kami bersyukur bisa berkolaborasi dengan PAPESA dalam kegiatan yang penuh makna ini. Semoga semangat berbagi yang hadir hari ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama, terutama para lansia yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujarnya.

Diketahui, PAPESA merupakan salah satu anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Probolinggo yang berada di bawah koordinasi BPBD Kota Probolinggo. Selain aktif dalam edukasi lingkungan, organisasi tersebut juga rutin terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Melalui kegiatan Sambang Lansia ini, PAPESA dan TP PKK Kelurahan Jrebeng Wetan ingin mengirimkan pesan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah sederhana. Kehadiran, perhatian, dan kebersamaan yang diberikan kepada para lansia diharapkan menjadi energi positif yang membawa kebahagiaan bagi mereka.

Mengusung semangat “Satu Langkah Kepedulian, Sejuta Senyum Kebahagiaan”, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan makna besar bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang di masa senjanya. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini
Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:19 WIB

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini

Kamis, 17 September 2026 - 02:17 WIB

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Berita Terbaru