Tabagsel Tak Boleh Lagi Berjalan Sendiri-Sendiri, Wacana Sumatera Tenggara Kembali Menguat di Tengah Dorongan Integrasi Kawasan

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Medan (Sumut)– Gagasan membangun kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) secara terintegrasi kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul berbagai pandangan yang menilai bahwa percepatan pembangunan regional tidak dapat lagi dilakukan dengan pola kerja yang terpisah-pisah antar daerah.

 

Pandangan tersebut mencuat sebagai respons terhadap tulisan opini yang menyoroti pentingnya masa depan konektivitas dan arah pembangunan regional Tabagsel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati pembangunan menilai bahwa selama ini potensi besar yang dimiliki wilayah Tabagsel belum sepenuhnya mampu dikonversi menjadi kemajuan ekonomi dan sosial yang signifikan karena masih kuatnya ego sektoral dan minimnya sinergi lintas daerah.

 

Potensi Besar, Akselerasi Masih Terbatas

 

Tabagsel yang meliputi wilayah Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara dinilai memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia, serta posisi geografis yang strategis.

 

Namun berbagai kalangan menilai bahwa pembangunan yang berjalan secara parsial membuat potensi tersebut belum mampu menghasilkan lompatan kemajuan yang signifikan. Infrastruktur, pendidikan, investasi, hingga pengembangan kawasan ekonomi dinilai masih membutuhkan perencanaan terpadu yang melampaui batas administratif masing-masing daerah.

 

“Sudah saatnya Tabagsel dibangun sebagai satu kesatuan kawasan strategis, bukan sekadar kumpulan daerah yang berjalan sendiri-sendiri,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang mengikuti perkembangan isu pembangunan regional.

 

Pendidikan dan SDM Dinilai Harus Menjadi Prioritas

 

Dalam berbagai diskusi publik, muncul pula gagasan agar Tabagsel diarahkan menjadi pusat pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan pantai barat dan selatan Sumatera Utara.

 

Menurut para pemerhati pendidikan, investasi terbesar yang harus dilakukan pemerintah daerah saat ini bukan hanya pembangunan fisik, melainkan pembangunan manusia melalui pendidikan berkualitas, riset, inovasi, serta penguatan lembaga-lembaga pendidikan tinggi yang mampu melahirkan generasi unggul di masa depan.

 

Mandailing Natal bahkan disebut memiliki peluang untuk menjadi salah satu pusat pengembangan gagasan dan kajian strategis kawasan apabila seluruh pemangku kepentingan mampu membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

 

Wacana Provinsi Sumatera Tenggara Kembali Muncul

 

Di tengah pembahasan mengenai masa depan Tabagsel, sebagian masyarakat juga kembali mengemukakan aspirasi mengenai pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara sebagai salah satu alternatif untuk mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan selatan Sumatera Utara.

 

Meski demikian, para pengamat menilai bahwa isu pembentukan daerah otonomi baru harus dikaji secara komprehensif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk mempertimbangkan aspek administratif, fiskal, sosial, politik, dan kepentingan nasional.

 

Hingga saat ini, pembentukan provinsi baru tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat dan harus melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait pemerintahan daerah.

 

Saatnya Dari Wacana Menuju Aksi

 

Berbagai pihak berharap semangat kebersamaan yang mulai dibangun para kepala daerah se-Tabagsel tidak berhenti pada seremoni dan foto bersama semata. Masyarakat menantikan langkah konkret berupa program kolaboratif yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat ekonomi regional, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas pendidikan.

 

Pengamat pembangunan menegaskan bahwa keberhasilan Tabagsel di masa depan tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan visi, menghilangkan ego sektoral, serta menempatkan kepentingan kawasan di atas kepentingan masing-masing daerah.

 

Jika semangat kolaborasi tersebut dapat diwujudkan secara konsisten, maka Tabagsel berpeluang menjadi salah satu kawasan pertumbuhan baru yang diperhitungkan di Sumatera dan Indonesia pada masa mendatang.

Oleh : H .Syahrir Nasution S.E,MM Managing Derector PECI

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta
Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi
Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso
Jeritan Pantai Barat Madina : Kontributor PAD Terbesar Tapi Jalan Rusak Parah Tokoh – Tokoh Mandailing Didorong Bersikap
Diduga Tak Transparan, Proses Tender Gedung Cathlab RSUD Kayuagung Tuai Protes Jakor Sumsel
​Kecewa Jalan Provinsi Tak Kunjung Diperbaiki, Tokoh Pantai Barat Madina Desak Presiden Prabowo Buka Moratorium Pemekaran
Polres Tabanan Ungkap Perkembangan Kasus Penganiayaan Berat Di Baturiti, Lima Tersangka Telah Diamankan
Polres Tabanan Dalami Dugaan Pencurian Ayam Dan Aksi Massa Di Baturiti, Penyelidikan Masih Berlangsung

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:21 WIB

Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:58 WIB

Jeritan Pantai Barat Madina : Kontributor PAD Terbesar Tapi Jalan Rusak Parah Tokoh – Tokoh Mandailing Didorong Bersikap

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:27 WIB

Diduga Tak Transparan, Proses Tender Gedung Cathlab RSUD Kayuagung Tuai Protes Jakor Sumsel

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

​Kecewa Jalan Provinsi Tak Kunjung Diperbaiki, Tokoh Pantai Barat Madina Desak Presiden Prabowo Buka Moratorium Pemekaran

Berita Terbaru