Gubernur Koster Tegaskan Bali Konsisten Jalankan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gala Dinner Gubernur dan FKPTPKI di Jayasabha


Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Bali dalam menjalankan pembangunan berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan saat menghadiri gala dinner bersama Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FKPTPKI) di Jayasabha, Rabu (20/5) petang.

Dalam sambutannya, Koster menyampaikan apresiasi atas suksesnya forum nasional yang digelar selama dua hari di Universitas Udayana. Ia juga memperkenalkan Jayasabha sebagai tempat bersejarah yang memiliki nilai historis dan spiritual kuat bagi masyarakat Bali.

“Selamat datang di Jayasabha. Dulu tempat ini merupakan istana Kerajaan Badung dan kini menjadi lokasi menerima tamu-tamu kehormatan nasional maupun internasional,” kata Koster.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, sebagai destinasi pariwisata dunia, Bali terus mengedepankan prinsip keramahtamahan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu tanpa membedakan latar belakang maupun jabatan.

Koster juga menjelaskan sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan produk lokal. Salah satunya melalui Peraturan Gubernur tentang penggunaan produk lokal Bali, mulai dari sektor pertanian, perikanan hingga produk UMKM daerah.

Selain itu, Pemprov Bali terus mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan styrofoam yang kini mulai diterapkan secara luas di hotel, restoran hingga pasar modern. “Masalah pembangunan ramah lingkungan sesungguhnya sudah lama hidup di Bali melalui warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Koster juga memaparkan konsep Sad Kerthi yang menjadi landasan pembangunan Bali. Ia mencontohkan pelaksanaan Tumpek Wariga sebagai bentuk penghormatan terhadap tumbuh-tumbuhan melalui pendekatan niskala dan sekala.

Menurutnya, masyarakat Bali diajarkan untuk memuliakan alam karena tumbuhan menjadi sumber kehidupan manusia, mulai dari oksigen hingga pangan. Secara nyata, implementasinya diwujudkan melalui program penghijauan dan penanaman pohon.

Ia juga menyinggung konsep Segara Kerthi yang memuliakan laut sebagai sumber kehidupan dan bagian penting dalam siklus kehidupan masyarakat Bali. Tradisi tersebut diwujudkan melalui berbagai ritual adat, termasuk upacara pekelem.

“Budaya Bali mengajarkan bagaimana merawat bumi dan alam secara berkelanjutan. Kerusakan yang terjadi harus dikonservasi dan dipulihkan kembali,” katanya.

Selain itu, terkait kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi, Koster juga menyinggung program satu keluarga satu sarjana yang sudah bekerja sama dengan 22 perguruan tinggi di Bali. Tahun ini saja, sudah hampir 100 mahasiswa yang dibantu biaya kuliah dan biaya hidupnya. “Ini khusus menyasar keluarga tidak mampu,” jelasnya.

Lebih lanjut, kerjasama dengan perguruan tinggi juga disebutnya akan lebih spesifik dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah, turun ke desa-desa dengan Praktek Lapangan tematik sesuai dengan program prioritas Pemerintah Provinsi mulai dari pertanian, perkebunan, hingga perekonomian di tingkat desa. “ Bagi Perguruan Tinggi , ini momen untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dan menambah taraf keilmuan,” tandas Koster lagi.

Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, I Ketut Sudiarsana, mengatakan forum tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, akademisi dan dunia industri dalam pengembangan sektor kemaritiman Indonesia.

“Kita tidak hanya menghasilkan kebijakan organisasi, tetapi juga bagaimana institusi pendidikan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul di bidang kemaritiman,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Terkesan Sambutan Pemprov Bali

Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia, Agus Triyanto, mengaku terkesan dengan sambutan Pemerintah Provinsi Bali serta berbagai konsep pembangunan yang diterapkan di Pulau Dewata.

Menurutnya, Bali menjadi contoh bagaimana wilayah yang relatif kecil mampu berkembang dengan kekuatan budaya, tata kelola dan visi pembangunan yang jelas.

“Kami harus banyak belajar dari Bali. Forum ini siap berkolaborasi dan saling berbagi untuk kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi perikanan dan kelautan ke depan,” kata Agus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh pihak yang mendukung sehingga pertemuan perdana FKPTPKI di Bali dapat berlangsung dengan baik dan sukses.(Noer/ tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 05:11 WIB

Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Berita Terbaru