Tekad Sama: H.Ridhohul Khukam dan Bupati Brebes Kawal Strategi ‘Keroyok’ Kemiskinan Ala Luthfi di Brebes

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//— Penampilan berbeda mewarnai kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Pendopo Brebes, Kamis 7 Mei 2026. Hadir H.Ridhohul Khukam, tokoh pemuda Brebes, yang menegaskan komitmen generasi muda ikut mengawal strategi ‘keroyok’ kemiskinan ekstrem yang diinstruksikan Gubernur.

Gubernur Ahmad Luthfi resmi menggelontorkan bantuan lebih dari Rp40 miliar untuk Kabupaten Brebes tahun anggaran 2026. Bantuan difokuskan pada pendidikan, infrastruktur, pertanian, dan sosial.

“Brebes ini barometer nasional, tapi parameter kemiskinannya harus kita bedah. Anak lulus SMP jangan langsung kerja, harus sekolah. Kita siapkan sistem sekolah gratis agar mereka punya nilai jual di pasar industri,” tegas Luthfi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luthfi juga membawa kabar investasi besar. “Di Brebes ini nanti akan dibangun pabrik susu terbesar di Asia Tenggara yang akan menyuplai 15 persen kebutuhan nasional. Saya minta Bupati segera petakan kawasan industri baru, minimal 50 hektar. Kita geser dari padat karya ke padat modal agar masyarakat kita lebih makmur,” jelasnya.

H.Ridhohul Khukam yang hadir dengan penampilan berbeda menyambut baik arahan tersebut. “Ini momentum. Pemuda Brebes siap dikeroyok bareng Pemprov. Pabrik susu dan sekolah gratis itu jawaban buat kami yang selama ini mentok di ijazah SMP. Jangan sampai anak muda cuma jadi penonton di tanah sendiri,” ujar H.Ridhohul Khukam, tokoh pemuda yang aktif mendampingi anak putus sekolah.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma di dampingi Wakil Bupati Wurja. S.E menyatakan kesiapan mengeksekusi bantuan. “Dukungan Bapak Gubernur sangat besar. Kami pastikan setiap rupiah dikawal dari hulu ke hilir,” kata Paramitha.

Rincian bantuan Pemprov Rp40 miliar lebih:
Pendidikan: Rp16,5 miliar untuk 101 sekolah
Infrastruktur: Rp11 miliar untuk akses jalan kawasan wisata Waduk Penjalin
Pertanian: Rp7,03 miliar untuk irigasi tersier dan benih
Sosial & Pemukiman: Bansos KUBE, rumah baru korban bencana, revitalisasi balai latihan kerja

Paramitha juga melaporkan capaian ‘Brebes Mlayu’: Program Gas Rolas kembalikan 628 anak putus sekolah, layanan kesehatan door-to-door untuk 24.000 warga, renovasi 1.375 RTLH dan 1.581 jambanisasi.

“Brebes menyumbang 60 persen produksi bawang merah di Jawa Tengah dan 20 persen nasional. Produksi padi 2025 capai 600 ribu ton,” tegasnya.

Menanggapi masifnya rencana investasi pabrik susu, H.Ridhohul Khukam menambahkan bahwa pemuda harus disiapkan dari sekarang. “Jangan sampai pabrik sudah berdiri, tapi SDM kita belum siap. Kami dari komunitas pemuda siap bikin pelatihan vokasi, magang, dan dampingi anak-anak yang mau lanjut SMK. Ini baru namanya keroyok kemiskinan beneran,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan perwakilan petani yang hadir turut menyampaikan harapan agar bantuan irigasi dan benih segera turun sebelum musim tanam kedua. “Kalau air lancar, bibit bagus, insyaallah Brebes tetap jadi lumbung pangan. Apalagi kalau anak-anak muda mau balik ke sawah dengan teknologi,” kata H. Slamet, Ketua Gapoktan Kecamatan Wanasari.

Pungkasnya, kunjungan kerja Gubernur Ahmad Luthfi kali ini bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan. Dengan strategi ‘keroyok’, pembangunan pabrik susu raksasa, dan penguatan sekolah gratis, Brebes didorong lepas dari status kemiskinan ekstrem. Kehadiran H.Ridhohul Khukam sebagai representasi tokoh pemuda menjadi simbol bahwa perubahan di Brebes tak bisa hanya digerakkan pemerintah, tapi butuh partisipasi aktif generasi muda.

“PR kita masih banyak, tapi arahnya sudah jelas. Tinggal eksekusi bareng-bareng. Brebes Mlayu, Jateng Gayeng,” pungkas Bupati Paramitha menutup acara.red**

(Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Berita Terbaru