Sonny T. Danaparamita Dorong Peran Aktif Masyarakat dalam Rehabilitasi Hutan dan Lahan

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM | BANYUWANGI – 6 MEI 2026 – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, kembali menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam keberhasilan program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) RHL yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh masyarakat penerima Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) serta Bibit Produktif.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kehutanan, yang bertujuan mendorong pemulihan lingkungan secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang produktif dan berwawasan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam pemaparannya, Sonny yang dikenal sebagai mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu menyoroti kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan akibat meluasnya lahan kritis. Dampak kerusakan tersebut, menurutnya, kini semakin nyata dirasakan masyarakat dalam bentuk banjir, longsor, hingga kekeringan yang terjadi di berbagai wilayah.

 

“Kondisi lingkungan kita semakin rusak dan lahan kritis semakin luas. Akibatnya, banjir, longsor, dan kekeringan sering terjadi. Karena itu, saya ingin njenengan semua hadir bukan sebagai penonton, tetapi sebagai solusi,” tegas Sonny di hadapan peserta Bimtek.

 

Ia menjelaskan bahwa Rehabilitasi Hutan dan Lahan tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan penanaman pohon, melainkan sebagai upaya menyeluruh untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Program KBR dan Bibit Produktif, kata Sonny, dirancang agar masyarakat tidak hanya merasakan manfaat lingkungan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

 

“Program RHL, baik melalui KBR maupun Bibit Produktif, pelaksananya adalah njenengan semua. Pemerintah dan DPR memfasilitasi, tetapi keberhasilan program ini sepenuhnya ada di tangan masyarakat,” ujarnya.

 

Dalam suasana Bimtek yang berlangsung dialogis dan akrab—ciri khas Sonny yang dikenal dekat dan membumi dalam berinteraksi dengan masyarakat—ia juga menekankan pentingnya menanam pohon yang bermanfaat dan menghasilkan, serta mendorong pelaksanaan kegiatan secara berkelompok agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

Secara khusus, Sonny mendorong agar kelompok masyarakat mulai mengembangkan pembibitan tanaman sukun sebagai bagian dari program rehabilitasi lahan dan penguatan ketahanan pangan.

 

“Saya minta kelompok masyarakat yang hadir mulai melakukan pembibitan sukun. Dalam pemahaman kami, sukun bisa menjadi makanan pendamping bahkan pengganti beras karena kandungan karbohidratnya hampir setara dengan nasi dan nutrisinya cukup lengkap,” jelasnya.

 

Menurut Sonny, pengembangan sukun juga memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan. Ia menambahkan bahwa saat ini sukun mulai dipandang sebagai superfood di Eropa, seiring meningkatnya kesadaran akan pangan sehat dan alternatif.

 

“Permintaan sukun dari pasar Eropa terus meningkat setiap tahun. Ini peluang besar. Artinya, rehabilitasi lahan tidak hanya bicara lingkungan dan ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Jenis tanaman yang dikembangkan dalam program RHL meliputi tanaman buah dan tanaman kayu yang disesuaikan dengan kondisi lahan setempat. Namun demikian, Sonny menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi sangat ditentukan oleh konsistensi perawatan dan keberlanjutan pengelolaan.

 

“Program ini milik kita bersama. Keberhasilan sangat tergantung pada perawatan. Menanam pohon adalah investasi masa depan, dan lahan-lahan kosong harus kita ubah menjadi lahan yang produktif,” katanya.

 

Selain aspek teknis, Sonny juga mengaitkan pelestarian lingkungan dengan nilai-nilai universal yang hidup dalam berbagai ajaran agama, yang sama-sama menekankan pentingnya hidup bermanfaat bagi sesama dan lingkungan.

 

Melalui rangkaian sosialisasi dan Bimtek RHL ini, Sonny berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa rehabilitasi hutan dan lahan bukan sekadar program pemerintah, melainkan gerakan kolektif yang membutuhkan komitmen, gotong royong, dan kepedulian jangka panjang demi keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat
PWI Pusat Gelar Pembekalan Pra-UKW Angkatan 28, Mantapkan Kompetensi Wartawan Menuju Ujian Resmi
PWI Kabupaten Serang Dorong Peserta Maksimalkan Pra-UKW untuk Hasil Maksimal

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 05:11 WIB

Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan

Berita Terbaru