Peringati Hardiknas, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Pendidikan Sebagai Proses Memuliakan Manusia

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com, Serang – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kamenag) Provinsi Banten, Amrullah, memimpin langsung Upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Halaman Kantor Wilayah Kemenag Banten Sabtu pagi, (2/5/2026).

Upacara tersebut dkuti oleh jajaran pimpinan, di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Banten, Mokhammad Apipi, para Kepala Bidang, Pembimas, hingga seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh peserta upacara tampil berbeda dengan mengenakan berbagai busana adat daerah dan pakaian tradisional, yang menambah nuansa kebersamaan dan kekayaan budaya dalam peringatan tersebut.

Dalam arahannya, Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Amrullah membacakan naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Rl. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, meneguhkan, serta menghidupkan kembalispirit pendidikan nasional di tengah masyarakat.

“Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar Amrullah saat membacakan pidato Menteri.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa inti dari proses pendidikan adalah upaya menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah atau potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

“Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi sebuah proses untuk memuliakan manusia,” tegasnya.

Dalam amanat tersebut, Kakanwil juga mengingatkan kembali dasar pendidikan yang diletakkan oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara. Melalui Sistem Among, pendidikan harus berlandaskan pada tiga pilar utama: Asah: Pengayaan ilmu pengetahuan, Asih: Pemberian kasih sayang dalam mendidik, dan Asuh: Pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan.

Melalui spirit ini, pendidikan diharapkan mampu mencetak insan yang tidak hanya cerdas dan terampil secara intelektual, tetapi juga beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, jujur, bertanggung jawab, serta sehat jasmani dan rohani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bocor! 3.000 ASN Brebes Ketahuan Ngakali Absen Pakai Aplikasi Ilegal, Bupati: Ini Korupsi dan Sangat Memalukan!
Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026: Momentum Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Semangat Belajar Generasi Bangsa
Dorong UMKM dan Perikanan, Sonny Ingin Pantai Bimo Jadi Ikon Fishing Tourism Banyuwangi
Program Jagoan Tani Berbuah Nyata, Generasi Muda Banyuwangi Bangkit di Sektor Pertanian
Digelar Sejak 2021, Bunga Desa Cara Bupati Banyuwangi Serap Aspirasi Warganya
Prestasi Gemilang Gavina Ezar: Pebasket Muda Banyuwangi Raih Beasiswa Internasional, Bidik Karier di Polri
Gubernur Koster Kembalikan Keagungan Parahyangan Pura Besakih
May Day 2026 di Kota Probolinggo Berlangsung Guyub, Tekankan Dialog dan Kolaborasi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Peringati Hardiknas, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Pendidikan Sebagai Proses Memuliakan Manusia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:36 WIB

Bocor! 3.000 ASN Brebes Ketahuan Ngakali Absen Pakai Aplikasi Ilegal, Bupati: Ini Korupsi dan Sangat Memalukan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:30 WIB

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026: Momentum Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Semangat Belajar Generasi Bangsa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:29 WIB

Dorong UMKM dan Perikanan, Sonny Ingin Pantai Bimo Jadi Ikon Fishing Tourism Banyuwangi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:25 WIB

Program Jagoan Tani Berbuah Nyata, Generasi Muda Banyuwangi Bangkit di Sektor Pertanian

Berita Terbaru