Digelar Sejak 2021, Bunga Desa Cara Bupati Banyuwangi Serap Aspirasi Warganya

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) adalah program besutan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat awal menjabat di tahun 2021. Setiap bunga Desa, Ipuk keliling desa berdialog dengan warga dan tokoh desa untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan warga setempat sekaligus memutuskan solusinya.

Seperti saat Bunga Desa di tiga desa Kecamatan Purwoharjo, Desa Kradenan, Desa Purwoharjo, dan Desa Glagahagung, Ipuk menyambangi warga sekaligus berdialog langsung dengan kepala desa dan perangkatnya yang ada wilayah kecamatan di Purwoharjo.

Dialog berlangsung di warung desa yang berada di tengah hutan jati. Para pimpinan desa tersebut sangat antisias menyampaikan unek-uneknya kepada Ipuk. Mulai masalah infrastruktur jalan, kesiapan menghadapi kemarau El Nino, hingga program pemberdayaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya diutarakan Kades Purwoharjo Fauzi Amurullah yang bertanya langsung bagaimana desanya mengantisipasi musim kemarau panjang El Nino.

Kades Glagahagung, Mimin Budiarti juga bercerita tentang bagaimana desanya mendorong kemandirian ekonomi para lulusan SMA.

“Sebagai kepala desa, kami harus mampu menggali potensi pemuda kita agar taraf hidup mereka meningkat. Bagi yang sudah kuliah mungkin bisa mencari jalan sendiri, namun bagi yang lulusan SMA, kami arahkan ke pemberdayaan produktif seperti ternak kambing dan pertanian buah naga,” ujar Mimin.

“Alhamdulillah, sudah ada bukti nyata di Glagahagung. Anak yang awalnya kesulitan ekonomi, kini bisa lanjut kuliah berkat program ternak ini,” ungkapnya.

Bupati Ipuk menjelaskan bahwa program bunga desa ini dilakukan untuk mendapatkan masukan berbagai permasalahan desa yang ada.

“Ada yang langsung bisa kami eksekusi, ada juga yang penyelesaiannya secara bertahap. Sebaliknya juga, dengan bertatap langsung seperti ini memudahkan kami dalam menjelaskan kebijakan pemkab,” jelas Ipuk.

Setiap Bunga Desa, pemkab juga menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat, mulai dari kesehatan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi di balai desa setempat.

Saat di Desa Kradenan Kecamatan Purwoharjo kemarin, kegiatan Bunga Desa diawali dengan sarasehan kesehatan mental yang diikuti sekitar 120 peserta menghadirkan psikiater. Selain itu juga dilakukan layanan pemeriksaan penyakit dalam bagi warga gratis, melibatkan Dokter Spesialis Obgyn (SpOG) dan Dokter Spesialis Jantung (SpJp).

“Dengan pemeriksaan langsung dari dokter spesialis ini, masyarakat yang butuh penanganan atau rujukan bisa langsung tertangani,” kata Ipuk.

Ipuk juga menyambangi warga yang lumpuh akibat jatuh dari pohon dan menginstruksikan desa serta puskesmas setempat untuk membantu terapi rutin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KH Abdul Aziz RM Wafat, Kota Probolinggo Kehilangan Ulama dan Penggerak Al-Qur’an
Wali Kota Probolinggo Lepas Kepergian Mantan Sekda dr. Bambang Agus Suwignyo
Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 
Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS
Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan
KETIKA DAMKAR PABRIK JADI HARAPAN WARGA: TSH KERSANA TERIMA PENGHARGAAN BUPATI BREBES
Morning Coffee LBH Gadjah Madha Indonesia Banyuwangi, Bahas Keluhan Masyarakat Secara Santai

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:33 WIB

KH Abdul Aziz RM Wafat, Kota Probolinggo Kehilangan Ulama dan Penggerak Al-Qur’an

Selasa, 22 September 2026 - 11:31 WIB

Wali Kota Probolinggo Lepas Kepergian Mantan Sekda dr. Bambang Agus Suwignyo

Selasa, 22 September 2026 - 08:53 WIB

Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 

Selasa, 22 September 2026 - 07:23 WIB

Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 05:31 WIB

KETIKA DAMKAR PABRIK JADI HARAPAN WARGA: TSH KERSANA TERIMA PENGHARGAAN BUPATI BREBES

Berita Terbaru

Uncategorized

Dr. I Nyoman Suardina, S.Sn., M.Sn : Gajah Mina Wahana Dewa Baruna

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:53 WIB