Skandal MBG di Kronjo: Puluhan Siswa Tumbang, Dapur Dihentikan, Penanggung Jawab Menghilang

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjamin asupan sehat bagi pelajar justru berubah menjadi sumber kekhawatiran. Puluhan siswa SMP 1 Kronjo, Kabupaten Tangerang, dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap paket makanan yang diduga berasal dari SPPG Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Jumat (01/05/2026).

 

Alih-alih mendapatkan penjelasan utuh, publik justru dihadapkan pada minimnya transparansi. Saat Tim Media Center Jayanti (MCJ) mendatangi lokasi SPPG Cirumpak, penanggung jawab utama, Julius P., tidak terlihat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok yang seharusnya memberi klarifikasi justru tak muncul di tengah krisis.
Yang tersedia hanya keterangan singkat dari seorang staf, Hasan. Ia menyebut dapur telah dihentikan sementara dan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan.

“Dapur dihentikan sementara. Masih menunggu hasil lab,” ujarnya, tanpa penjelasan lebih jauh soal standar keamanan pangan yang diterapkan.

Ketiadaan penjelasan rinci memicu pertanyaan besar: bagaimana sistem kontrol kualitas makanan dijalankan hingga puluhan siswa diduga menjadi korban?

Sorotan tajam datang dari Kepala Desa Cirumpak, H. Ridwan, S.Sy. Ia mengungkap potensi persoalan serius dalam proses produksi makanan.

“Masak dari jam 21.00 WIB. Ada kemungkinan makanan sudah tidak layak saat dikonsumsi,” ujarnya.

Jika benar makanan diproduksi sejak malam untuk dikonsumsi keesokan harinya tanpa pengelolaan yang ketat, maka risiko kontaminasi bukan lagi sekadar kemungkinan melainkan kelalaian yang bisa diprediksi.

Tak berhenti di situ, Ridwan juga menyinggung dugaan lemahnya pengelolaan limbah dapur. Sistem IPAL yang seharusnya menjadi standar dasar justru dipertanyakan keberadaannya.

“IPAL harus dicek. Limbah tidak boleh sembarangan. Kalau itu saja bermasalah, bagaimana dengan kebersihan makanannya?” tegasnya.

Pernyataan ini memperlebar dugaan bahwa persoalan tidak berdiri sendiri, melainkan bisa jadi bagian dari masalah tata kelola yang lebih dalam mulai dari higienitas dapur, penyimpanan makanan, hingga pengawasan operasional.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan terkait hasil awal investigasi maupun jumlah pasti siswa yang terdampak. Sementara itu, pihak SPPG Cirumpak masih bungkam di level pengambil keputusan.

Kasus ini menjadi alarm keras: program sebesar MBG tidak cukup hanya baik di atas kertas. Tanpa pengawasan ketat, standar operasional yang disiplin, dan transparansi, program ini justru berisiko menjadi ancaman.

Publik berhak tahu: apakah ini sekadar insiden, atau potret kelalaian yang selama ini tersembunyi?

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA
Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait
Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis
Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan
Perdebatan Mengenai Kedudukan Spiritual dan Keberlangsungan Karamah Para Wali yang Telah Wafat Kembali menjadi Sorotan
Pemerintah Kabupaten Lumajang Menghimbau Masyarakat Tetap Tenang, Menyusul Tipisnya Ketahanan Stok BBM Bersubsidi
Kawasan Hutan Pinus di Pronojiwo-Lumajang Mengalami Kebakaran Hebat
POLRESTA BANYUWANGI BERSAMA PERSONEL GABUNGAN INTENSIFKAN PENANGANAN KARHUTLA

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:28 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA

Senin, 7 September 2026 - 01:21 WIB

Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:12 WIB

Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis

Minggu, 6 September 2026 - 23:51 WIB

Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan

Minggu, 6 September 2026 - 02:45 WIB

Perdebatan Mengenai Kedudukan Spiritual dan Keberlangsungan Karamah Para Wali yang Telah Wafat Kembali menjadi Sorotan

Berita Terbaru