Gubernur Koster Menaruh Perhatian Terhadap Tindak Kekerasan pada Anak

- Penulis

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Koster Dukung Penguatan Segitiga Ekosistem, Tangkal Tindak Kekerasan Anak

Garudaxpose.com l Denpasar Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menaruh perhatian serius pada upaya pencegahan terjadinya tindak kekerasan pada anak. Ia mendukung penguatan segitiga ekosistem yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat dalam upaya menangkal terjadinya tindak kekerasan pada anak. Hal itu disampaikan Gubernur Koster dalam sambutan saat menghadiri talkshow segitiga ekosistem perlindungan anak di lingkungan sekolah yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Jumat (24/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang melibatkan tenaga pendidik dan para siswa ini juga menghadirkan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka dan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya. Talkshow diisi dengan deklarasi menolak intoleransi, radikalisme,  ekstremisme dan terorisme.

Mengawali sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa saat ini anak-anak tidak hanya menghadapi tuntutan akademik, tetapi juga tekanan sosial, dinamika psikologis, serta arus ideologi yang dapat mempengaruhi cara berpikir dan cara mereka dalam memandang kehidupan.

Salah satu persoalan yang belakangan menjadi perhatian serius adalah fenomena kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan.

“Ini adalah persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama,” ujarnya.

Di sisi lain, menurunnya sensitivitas sosial serta lemahnya ketahanan nilai, makin memperbesar risiko penyimpangan perilaku di kalangan pelajar.

Terdapat pula ancaman nyata berupa penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) yang menyasar generasi muda sebagai kelompok rentan.

Menurut dia, ancaman ini sering hadir secara halus melalui narasi sederhana, konten digital tanpa pengawasan, maupun interaksi sosial yang membentuk pola pikir secara bertahap.

“Inilah tantangan nyata yang kita hadapi bersama, yang menuntut kewaspadaan, keseriusan, serta langkah yang terarah dan berkelanjutan,” tambahnya.

Masih dalam sambutannya, Gubernur Bali dua periode ini menegaskan bahwa upaya menghadapi situasi ini tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Dibutuhkan pendekatan yang terintegrasi, kolaboratif, dan berkesinambungan melalui segitiga ekosistem perlindungan anak, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ungkapnya.

Keluarga merupakan fondasi utama dalam penanaman nilai kehidupan. Sekolah menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat karakter dan memperluas wawasan. Masyarakat berperan sebagai lingkungan sosial tempat nilai diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keterpaduan yang kuat tiga ekosistem akan membentuk sistem perlindungan yang kokoh dan berlapis.

Pada bagian lain, ia mengapresiasi Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang menginisiasi kegiatan talkshow. “Pendekatan yang dilakukan menunjukkan bahwa penanganan ancaman telah berkembang ke arah yang lebih komprehensif, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga melalui pencegahan berbasis edukasi, literasi, serta penguatan wawasan kebangsaan,” urainya.

Langkah ini menurutnya sangat tepat dan visioner, karena ancaman ideologi tidak cukup dihadapi dengan pendekatan keamanan semata, melainkan harus diimbangi dengan penguatan nilai, karakter, dan kesadaran kolektif.

Menutup sambutannya, Gubernur Koster minta kepala sekolah mampu membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada perlindungan dan pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh. “Kepada para guru, khususnya guru BK, perkuat fungsi pendampingan, pembinaan, dan deteksi dini. Kepekaan Saudara adalah kunci dalam mencegah berbagai potensi permasalahan. Lalu kepada para orang tua dan komite sekolah, keterlibatan aktif saudara adalah fondasi utama dalam membangun ketahanan anak,” pungkasnya.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyambut baik kolaborasi lintas lembaga dalam menggelar talkshow yang berkaitan dengan upaya perlindungan anak. Ia menilai, ini adalah bentuk kolaborasi nyata melindungi generasi muda dari berbagai ancaman seperti intoleransi, radikalisme,  ekstremisme dan terorisme. “Mari kita lanjutkan dan tingkatkan kolaborasi lintas sektor baik di pusat maupun daerah untuk memastikan deteksi dini. Respon cepat dan pendampingan yang tepat bagi anak-anak,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya dalam sambutannya menyampaikan sejumlah langkah yang telah dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan pada anak. Langkah preventif dilakukan melalui police goes to school dan edukasi literasi digital. “Langkah preventif ditempuh dengan mengintensifkan patroli siber, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi aktif di bidang pendidikan. Kita juga melakukan langkah represif seperti penegakan hukum dan deradikalisasi terhadap mereka yang terpapar radikalisme, intoleransi hingga jaringan terorisme,” urainya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Lumajang Tegaskan Pelayanan Humanis di Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan
Dari Bali, Polwan Indonesia Bawa Isu Perdagangan Orang ke Forum IAWP 2026
Ibu Putri Koster Dorong WHDI Wujudkan SDM Unggul, Berkualitas, dan Berkarakter
Semangat HUT Polantas ke-71, Satlantas Polres Lumajang Sambangi Wajib Pajak dengan Pelayanan Prima
HUT Polantas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Probolinggo Kota Hadirkan Pelayanan Humanis di Samsat
Investasi Berkembang Pesat, Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Lindungi Lahan Pertanian Bali 
Polisi Pantau Aktivitas Wisatawan di Lautan Pasir Bromo, Cegah Api Sejak Dini

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:12 WIB

Polres Lumajang Tegaskan Pelayanan Humanis di Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Selasa, 22 September 2026 - 07:23 WIB

Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan

Selasa, 22 September 2026 - 04:43 WIB

Dari Bali, Polwan Indonesia Bawa Isu Perdagangan Orang ke Forum IAWP 2026

Selasa, 22 September 2026 - 03:48 WIB

Ibu Putri Koster Dorong WHDI Wujudkan SDM Unggul, Berkualitas, dan Berkarakter

Selasa, 22 September 2026 - 03:44 WIB

Semangat HUT Polantas ke-71, Satlantas Polres Lumajang Sambangi Wajib Pajak dengan Pelayanan Prima

Berita Terbaru

Pendidikan

KEMURANG SINGKIRKAN BATANG BOYS BATANG LEWAT DRAMA ADU PENALTI 3-2

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:34 WIB

Uncategorized

Dr. I Nyoman Suardina, S.Sn., M.Sn : Gajah Mina Wahana Dewa Baruna

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:53 WIB