RAT KPRI Adhi Karya Brebes: Kejujuran Harga Mati, Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Anggota

- Penulis

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//-Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Adhi Karya Kabupaten Brebes menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku 2025 di Gedung Korpri Brebes, Kamis (23/4/2026). Agenda tahunan ini menjadi momentum penting bagi pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja selama satu tahun buku sekaligus merumuskan strategi pengembangan koperasi di masa depan.

Bupati Brebes yang diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ineke Tri Sulistyowaty MKes, secara resmi membuka jalannya RAT. Dalam sambutannya, Ineke menegaskan bahwa RAT bukan sekadar agenda formalitas tahunan, melainkan forum krusial untuk evaluasi menyeluruh dan penguatan tata kelola organisasi.

“Rapat Anggota Tahunan ini merupakan forum penting dalam kehidupan koperasi. Di sinilah kita bersama-sama melakukan evaluasi, menyampaikan laporan pertanggungjawaban, serta merumuskan langkah ke depan agar koperasi semakin maju dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya,” ujar Ineke.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus dan seluruh anggota KPRI Adhi Karya yang telah berhasil menjaga keberlangsungan koperasi hingga saat ini. Meski begitu, Ineke mengingatkan bahwa capaian tersebut harus dibarengi dengan pengelolaan yang profesional dan akuntabel agar koperasi tetap dipercaya.

Poin utama yang ditekankan Ineke adalah soal integritas dalam pengelolaan keuangan koperasi. Ia meminta seluruh elemen di dalam KPRI Adhi Karya untuk menjunjung tinggi kejujuran dan menjauhi segala bentuk penyimpangan.

“Budaya anti korupsi harus kita tanamkan bersama, mulai dari diri sendiri. Kelola keuangan dengan jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan anggota adalah modal utama yang harus dijaga agar koperasi semakin kuat,” tegasnya.

Selain soal integritas, Ineke juga mendorong agar KPRI Adhi Karya tidak hanya berfokus pada layanan simpan pinjam konvensional. Menurutnya, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi layanan agar manfaat yang dirasakan anggota semakin luas.

“Semoga koperasi dapat bertransformasi menjadi wadah yang lebih luas dalam meningkatkan kesejahteraan bersama bagi seluruh anggotanya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes,” pungkasnya.

Dari sisi internal, Ketua KPRI Adhi Karya Dr H Athoilah MSi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang tetap setia dan aktif berkontribusi terhadap pertumbuhan koperasi. Ia menegaskan bahwa di tengah dinamika ekonomi sepanjang tahun 2025, KPRI Adhi Karya berhasil mempertahankan stabilitas keuangan dan terus berupaya meningkatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) untuk anggota.

“Keberhasilan koperasi bukan hanya diukur dari angka-angka dalam laporan keuangan, melainkan sejauh mana kehadiran KPRI Adhi Karya mampu memberikan solusi finansial dan meningkatkan kesejahteraan nyata bagi seluruh anggotanya,” ujarnya.

Athoilah secara khusus menginstruksikan jajaran pengurus untuk tidak hanya terpaku pada usaha konvensional. Ia meminta pengelola mulai melirik peluang usaha produktif lainnya yang relevan dengan kebutuhan anggota saat ini. Lebih dari itu, ia mengajak seluruh pengelola untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan, karena kepercayaan anggota adalah pilar utama yang menopang koperasi.

Komitmen KPRI Adhi Karya terhadap tata kelola manajemen yang transparan dan akuntabel kembali membuahkan hasil. Pada momen RAT ini, koperasi secara resmi menerima Piagam Penghargaan sebagai salah satu dari 30 Koperasi Sehat di Kabupaten Brebes. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Koperasi Dinkopumdag Kabupaten Brebes Sapto Aji Pamungkas kepada Ketua KPRI Adhi Karya Brebes, sebagai bukti nyata kinerja pengurus.

RAT Tutup Buku 2025 ini dihadiri perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Brebes, jajaran pengurus, Dekopinda, pengawas, serta utusan anggota dari berbagai unit kerja di lingkungan Pemkab Brebes. Acara diakhiri dengan sesi diskusi bersama membahas rencana kerja tahun 2026 dan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi anggota yang hadir dan aktif dalam rapat.red*

(Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan
Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi
BUMDes Sumur Bandung Sukses Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan
Harga Melambung dan Langka Bright Gas 12 Kg di Probolinggo Hingga Jember Masyarakat Harapkan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret
ASN Dituntut Adaptif, Pesan Tegas Wabup Mujiono di Hari Kesadaran Nasional
HUT 242 Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi Meriah, Ipuk Tekankan Pentingnya Toleransi
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Pemprov dan OJK Sinergi Dukung Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi Bali

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:54 WIB

RAT KPRI Adhi Karya Brebes: Kejujuran Harga Mati, Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Anggota

Rabu, 22 April 2026 - 07:05 WIB

Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan

Rabu, 22 April 2026 - 06:57 WIB

Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi

Selasa, 21 April 2026 - 07:14 WIB

BUMDes Sumur Bandung Sukses Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 20 April 2026 - 00:44 WIB

Harga Melambung dan Langka Bright Gas 12 Kg di Probolinggo Hingga Jember Masyarakat Harapkan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret

Berita Terbaru