Janji Tinggal Janji, Rumah Reyot Nenek Ucum di Balaraja Tak Kunjung Tersentuh Bantuan

- Penulis

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Di tengah berbagai program bantuan sosial dan pembangunan yang digembar-gemborkan pemerintah daerah, kondisi mengenaskan justru masih dialami warga rentan. Salah satunya Nenek Ucum, lansia yang hidup sebatang kara di Kampung Pos RT 005/003, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.

Rumah yang ditempatinya jauh dari kata layak huni. Bangunan rapuh, nyaris roboh, dan membahayakan keselamatan penghuninya setiap saat. Ironisnya, kondisi ini bukan hal baru namun hingga kini belum juga ada tindakan nyata.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, pemerintah desa sebenarnya telah mengetahui kondisi tersebut. Bahkan, menurut pengakuan Nenek Ucum, aparat Desa Sentul sudah dua kali datang meninjau langsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Katanya habis Lebaran mau dibangun. Tapi sampai sekarang belum ada apa-apa,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan besar: mengapa janji yang sudah disampaikan langsung kepada warga justru tak kunjung direalisasikan?
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sentul menyatakan bahwa rumah Nenek Ucum telah masuk dalam daftar program renovasi tahun ini bersama 23 unit lainnya.

Namun, tidak ada kejelasan kapan realisasi akan dilakukan, sementara kondisi rumah terus memburuk dari hari ke hari.

Situasi ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara perencanaan di atas kertas dan pelaksanaan di lapangan.

Lebih jauh, sikap pemerintah kecamatan juga menjadi sorotan. Camat Balaraja tidak memberikan respons sama sekali saat dimintai konfirmasi, meskipun pesan yang dikirim telah terbaca. Sikap diam ini menambah kesan lemahnya kepekaan terhadap kondisi warga yang membutuhkan perhatian mendesak.

Di sisi lain, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, memberikan respons cepat setelah menerima laporan. Ia menyatakan bahwa informasi tersebut akan segera ditindaklanjuti dan meminta detail lokasi.

Namun demikian, respons tersebut kini menjadi ujian: apakah akan berujung pada tindakan nyata, atau kembali menjadi janji administratif semata?
Kasus Nenek Ucum bukan sekadar cerita kemiskinan, tetapi cerminan persoalan yang lebih luas tentang lambannya birokrasi, kurangnya pengawasan, dan tidak meratanya distribusi bantuan sosial.

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka program bantuan rumah layak huni hanya akan menjadi angka statistik tanpa dampak nyata bagi mereka yang paling membutuhkan

Hingga berita ini diturunkan, Nenek Ucum masih bertahan di rumah yang sewaktu-waktu bisa roboh, menunggu janji yang tak kunjung pasti.

 

 

 

(Sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayo Mari Kita Bijak Tangani Sampah, Baca Dulu Fakta dan Latar Belakang TPA Suwung Bali
Komitmen Dakwah Sosial, GMBQ Probolinggo Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Empat Lokasi
“Murnaeni,SE! Merenda Tanggul: Ketika Semen Menjadi Sajak Kepedulian di Bibir Babakan yang Luka”
Satlantas Polres Probolinggo Terima Kunjungan TK Islam Siti Chodijah, Kenalkan Tertib Lalu Lintas dan Pencegahan Bullying
Hadiri Pagerwesi Umat Hindu di Pura Giri Salaka, Bupati Ipuk Ajak Perkuat Harmoni dan Persaudaraan
Gerak Serentak TNI, Dandim 0821 Pastikan Pengawasan Distribusi LPG Subsidi Tanpa Celah
Sinergitas TNI-Polri Kawal Distribusi MBG di Sukodono, 1.013 Siswa Terima Manfaat
Jamaah Membludak di Pantai Mbah Drajid, Kapolres dan Wabup Lumajang Hadiri Syiar Sholawat

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:12 WIB

Janji Tinggal Janji, Rumah Reyot Nenek Ucum di Balaraja Tak Kunjung Tersentuh Bantuan

Senin, 13 April 2026 - 03:18 WIB

Ayo Mari Kita Bijak Tangani Sampah, Baca Dulu Fakta dan Latar Belakang TPA Suwung Bali

Minggu, 12 April 2026 - 13:17 WIB

Komitmen Dakwah Sosial, GMBQ Probolinggo Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Empat Lokasi

Minggu, 12 April 2026 - 11:42 WIB

“Murnaeni,SE! Merenda Tanggul: Ketika Semen Menjadi Sajak Kepedulian di Bibir Babakan yang Luka”

Sabtu, 11 April 2026 - 01:15 WIB

Satlantas Polres Probolinggo Terima Kunjungan TK Islam Siti Chodijah, Kenalkan Tertib Lalu Lintas dan Pencegahan Bullying

Berita Terbaru